HALO REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengapresiasi kebijakan transformasi digital, yang dikeluarkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Kebijakan itu bukan hanya membuat Kemenag semakin maju dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melainkan juga melompat jauh ke depan.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, dalam podcast kantor Kementerian Agama Rembang yang berkolaborasi dengan MAN 2 Rembang.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan setelah upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) atau HUT Kemenag itu, hadir pula Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’.
Dalam podcast singkat itu, mereka berdua menjawab beberapa pertanyaan dari host Shofatus Shodiqoh dari Kantor Kemenag Rembang.
Di antaranya tentang tanggapan atas Hari Amal Bhakti, Bupati Hafidz mengeapresiasi kebijakan transformasi digital yang dikeluarkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
“Karena dengan transformasi digital ini lebih efisien, dari segi SDM juga. Itu akan mengatasi persoalan-persoalan yang ada. Ini yang akan membuat Kementerian agama melompat jauh,” kata Abdul Hafidz, seperti dirilis rembangkab.go.id.
Bupati berharap, Kemenag Rembang bergerak mengikuti apa yang diamanahkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, untuk menyajikan birokrasi modern dan berbasis digital.
Sementara itu menurut Wabup Hanies, Kemenag Rembang sudah baik dalam mendukung program- program Pemkab menuju Rembang yang gemilang.
“Kontribusi dari kawan-kawan Kementerian Agama, terutama dalam hal pendidikan, keagamaan itu juga menjadi salah satu misi kami. Seperti kesejahteraan guru, kemenag saya kira sudah melakukan itu, ada program beasiswa juga dan dalam pengembalian anak tidak sekolah,” tuturnya.
Wabup juga mengapresiasi program Murid MI Tahfidz Juz ‘Amma (Mumtaza) yang diinisiasi oleh Kemenag. Karena menurutnya anak- anak perlu dibentengi ilmu agama, di tengah gempuran kemajuan teknologi informasi. (HS-08)