in

Bupati Pemalang Berharap IDI Ikut Perkuat Penanggulangan Bencana

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus IDI Cabang Pemalang Periode 2025-2028 dan Seminar Ilmiah untuk anggota IDI Cabang Pemalang, di R-Gina Hotel Pemalang, Sabtu (31/01/2026). (Foto : pemalangkab.go.id)

 

HALO PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro berharap Ikatan Dokter Indonesia Cabang Pemalang, dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah  dan seluruh pemangku kepentingan dalam membantu korban bencana.

Harapan tersebut dia sampaikan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus IDI Cabang Pemalang Periode 2025-2028 dan Seminar Ilmiah untuk anggota IDI Cabang Pemalang, di R-Gina Hotel Pemalang, Sabtu (31/01/2026).

Hadir Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah,  Telogo Wismo Agung Durmanto beserta Sekertaris IDI, Ivo Devi Kristyani, serta Kepala Dinas Kesehatan, Wiji Mulyati.

Sebelumnya Bupati mengungkapkan Kabupaten Pemalang, saat ini tengah menghadapi musibah bencana di beberapa wilayah, sehingga berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi, serta kesehatan masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dan keprihatinan Pemkab, sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh elemen, khususnya di bidang kesehatan.

Dalam situasi tersebut, peran dokter dan tenaga kesehatan menjadi sangat penting, baik dalam penanganan darurat medis, pelayanan di lokasi pengungsian, hingga upaya pencegahan penyakit pasca bencana.

Terkait itu, Bupati Anom kembali berharap Ikatan Dokter Indonesia Cabang Pemalang, terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memperkuat kesiapsiagaan mempercepat respon kesehatan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana dengan cepat dan tepat.

Ketua IDI Cabang Pemalang, Aris Munandar mengatakan amanah sebagai Ketua IDI Pemalang Masa Bakti 2025-2028, bukan sekadar kehormatan, namun mengandung tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja keras, kreativitas dan kebersamaan dengan rekan sejawat.

Hal ini karena tantangan profesi dokter ke depan, menurut Aris akan semakin keras, semakin beragam.

“Amanah besar ini bagi kami adalah sebuah tanggung jawab yang harus kita jalankan untuk ke depannya kami akan berkomitmen untuk meningkatkan solidaritas organisasi memperkuat profesionalisme,” kata Aris.

Selanjutnya Aris mengajak seluruh teman sejawatnya untuk bersama-sama membangun dengan semangat tinggi, saling menghargai dan tetap menjunjung etika profesi.

“Tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh anggota kepengurusan ini tentu tidak akan dapat berjalan optimal,” ungkap Aris.

Dalam acara tersebut, Noor Faizah Maenofie, dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). (HS-08)

 

Ratusan Pramuka Tingkat SD dan MI Ikuti Pesta Siaga Kwarcab Brebes

Sekjen Tegaskan Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Sejahterakan Guru