in

Bupati Pati Minta CPNS Utamakan Kewajiban

Bupati Pati Haryanto dalam acara penyerahan SK Bupati tentang Pengangkatan CPNS formasi tahun 2019, secara simbolis kepada 491 CPNS di Pendapa Kabupaten Pati. (Foto: Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Bupati Pati Haryanto mengatakan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah terikat dengan hak dan kewajiban sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Mereka adalah orang-orang terbaik yang terpilih melalui seleksi. Karena itu Bupati juga meminta CPNS lebih mengutakan kewajiban melayani masyarakat.

“Saya berharap, jangan hanya menuntut hak. Hak yang termasuk gaji, cuti, dan sebagainya. Tapi, utamakan kewajiban kita untuk melayani masyarakat,” kata Bupati, ketika memberikan sambutan dalam penyerahan SK Bupati tentang Pengangkatan CPNS formasi tahun 2019, secara simbolis kepada 491 CPNS, seperti dirilis Patikab.go.id, Kamis (14/11).

Dari semua penerima SK tersebut, sebanyak 30 orang perwakilan hadir langsung di Pendapa Kabupaten Pati. Adapun lainnya mengikuti secara daring melalui Zoom.

Acara ini turut dihadiri oleh Plt Kepala BKPP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kepala Dinas Kesehatan.

Terkait pandemi, Bupati mengimbau pegawai harus jadi contoh yang baik untuk pencegahan Covid-19, terlebih saat ini Kabupaten Pati sedang memberlakukan PPKM. Ia berpesan untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain.

“Tidak perlu syukuran besar, yang malah bisa menimbulkan kerumunan dan menjadi klaster penyebaran baru, cukup berdoa saja,” ujar Bupati mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Jumani, selaku Plt Kepala BKPP melaporkan bahwa alokasi CPNS bagi Pemerintah Kabupaten Pati sejumlah 494 formasi, dengan rincian tenaga guru 328 formasi, tenaga kesehatan 165 formasi, dan tenaga teknis hanya 1 formasi.

Namun demikian, lanjutnya, peserta yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pemberkasan usul penetapan NIP hanya 491 orang.

“Pemerintah Kabupaten Pati telah mengusulkan penetapan NIP Kanreg I BKN Yogyakarta sebanyak 491 orang secara online, dengan rincian tenaga guru sebanyak 328, tenaga kesehatan sebanyak 162, dan tenaga teknis sebanyak 1,” terang Jumani. (HS-08)

Share This

11 Tokoh di Kota Surakarta Disuntik Vaksin Covid-19

MUI Kota Semarang: Vaksinasi Halal Dan Untuk Keselamatan Jiwa