in

Bunda PAUD Kota Pekalongan dan Bank Jateng Hadirkan 1.400 Bingkisan Pendidikan

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya dalam acara penyerahkan bingkisan pendidikan, untuk anak-anak PAUD, SD, dan SMP dari keluarga kurang mampu, di TK Al Barokah Kuripan Lor, Kamis (9/10/2025). (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya bersama Bank Jateng, menghadirkan 1.400 bingkisan pendidikan, untuk anak-anak PAUD, SD, dan SMP dari keluarga kurang mampu.

Bingkisan diberikan dalam kegiatan “Penyerahan Bantuan CSR dan Program Dolan PAUD” yang digelar di TK Al Barokah Kuripan Lor, Kamis (9/10/2025).

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyampaikan bahwa bantuan ini mencakup peralatan sekolah, seperti buku gambar, krayon, dan alat tulis, yang diperuntukkan bagi anak-anak PAUD, SD, dan SMP.

Bantuan ini, menurut dia juga bagian dari program berkelanjutan untuk pengentasan kemiskinan.

“Kami ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan hak dan fasilitas pendidikan yang setara,” kata Inggit, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Program ini juga mendukung inisiatif Jaring Aud, yang bertujuan menjaring anak usia dini yang belum masuk PAUD, melalui sinergi antara Pokja Bunda PAUD, TP Posyandu, dan Bank Jateng.

Pendataan akan dilakukan agar anak-anak yang belum terjangkau bisa mendapatkan bantuan pendidikan secara tepat sasaran.

Ketua Pokja Bunda PAUD, Sherly Imandha, menambahkan bahwa dari total bantuan, 600 bingkisan dialokasikan khusus untuk anak-anak PAUD.

“Kami berharap anak-anak yang belum bisa masuk PAUD karena keterbatasan ekonomi bisa mendapatkan beasiswa dari Bank Jateng. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperluas akses pendidikan usia dini,” ungkapnya.

Perwakilan Bank Jateng, Mala, menyampaikan harapan agar program ini mampu menumbuhkan semangat belajar dan impian anak.

“Kami ingin anak-anak merasa didukung, bahwa impian mereka bisa diraih. Kolaborasi ini akan terus kami lanjutkan bersama Pokja Bunda PAUD,” tuturnya.

Program Dolan PAUD dan bantuan CSR ini bukan sekadar pemberian alat tulis, melainkan investasi masa depan yang menanamkan semangat, harapan, dan kesetaraan bagi generasi muda Pekalongan. (HS-08)

Lapas Pekalongan Bekali Napi untuk Siap Kembali ke Masyarakat

Tidur Kurang dari 8 Jam, Ini Dampak Buruknya Bagi Kesehatan