HALO KENDAL – Sebanyak 30 peserta dari 67 calon peserta dalam ajang Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kendal 2022, mengikuti penyaringan untuk menuju putaran Grand Final Apresiasi Duta GenRe di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Rabu (3/8/2022).
Bupati Kendal Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengatakan, peran generasi muda dalam pembangunan daerah maupun pembangunan Kabupaten Kendal sangatlah penting dan strategis.
Karena generasi muda merupakan aset sumber daya manusia, yang nantinya akan menjadi turbin penggerak pembangunan untuk membawa kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk menyiapkan generasi emas berkualitas perlu diawali dengan pembinaan remaja, salah satunya melalui program GenRe yang diimplementasikan melalui pemberdayaan ,” jelas Dico.
Bupati menegaskan, Duta Genre merupakan program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman kedewasaan usia perkawinan.
“Pemilihan Duta Genre merupakan ajang pemilihan remaja putra dan putri sebagai role model dan motivator di kalangan generasi muda, yang nantinya berperan memberikan wawasan tentang kesehatan reproduksi remaja, bahaya seks bebas, bahaya narkoba serta bahaya HIV/AIDS,” ungkap Dico.
Untuk itu, lanjut Bupati, dirinya meminta para Duta GenRe untuk pro aktif dari diri mereka, yang diterapkan dalam tugas dan tanggung jawab sebagai Duta GenRe.
“Harapannya ini bisa menularkan virus kebaikan kepada generasi muda agar bisa bersama-sama berupaya meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Kendal,” imbuh Dico.
Sebelumnya, Plt Assisten Pemerintahan dan Kesra, Nur Fuad menjelaskan, Duta GenR diharapkan mampu memberikan sosialisasi dan edukasi untuk pendewasaan usia pernikahan dan persiapan menjadi orang tua hebat, yakni dengan menerapkan delapan fungsi keluarga.
“Duta GenRe merupakan ajang pemilihan remaja putra dan putri untuk figur teladan serta motivator di kalangan remaja yang nantinya berperan memberikan wawasan kepada generasi muda tentang kesehatan reproduksi, serta menciptakan remaja bebas narkoba, seks bebas dan HIV/AIDS,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Nurfuad, Duta Genre harus bisa menjawab tantangan Program Nasional yang saat ini menjadi program prioritas yaitu percepatan penurunan stunting.
Nurfuad menambahkan, pencegahan stunting diawali dari usia remaja / usia pra nikah dan idealnya usia nikah remaja putri adalah 21 tahun dan laki laki 25 tahun.
“Pada usia pranikah menjadi moment penting dimana usia ini sangat rawan dan rentan sehingga perlu mendapat perhatian khusus pendampingan dan pembinaan,” imbuhnya.
Nurfuad menjelaskan, dalam ajang ini dipilih 30 peserta atau 15 pasangan perwakilan dari masing-masing Kecamatan, yang akan diseleksi menjadi sepuluh pasangan. Kemudian dari sepuluh pasangan dipilih lagi menjadi lima pasangan terbaik.
“Dari lima pasangan wakil dari Kecamatan yang terbaik tersebut, akan dipilih menjadi tiga pasangan terbaik yang akan memperebutkan Juara 1, runner up dan pemenang ketiga. Selain itu juga ada pemenang katagori influencer,” beber Nurfuad. (HS-06)