HALO BATANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Batang, kembali menggelar Focus Discussion (FGD) Rekonsiliasi Data Penyusunan Kabupaten Batang, Dalam Angka (KBDA) 2024 dan Pembinaan Statistik Sektoral wilayah Kabupaten Batang, di Kafe Legion Lebo, Kabupaten Batang, Rabu (7/2/2024).
Kepala BPS Batang, Heni Djumadi, seperti dirilis batangkab.go.id mengatakan tujuan diadakan kegiatan FGD KBDA, adalah pertama sifatnya data yang sudah terkumpul dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Data itu ada pada Undang-undang Statistik Nomor 16 tahun 1997 yakni data Statistik Dasar, Statistik Sektoral dan Khusus.
“Statistik Dasar dilakukan oleh BPS melalui kegiatan sensus atau survei yang sudah ada. Maka harus dilengkapi dengan Statistik Sektoral dari OPD yang ada. Yaitu dikumpulkan melalui kegiatan KBDA,” jelasnya.
Heni Djumadi juga mengatakan bahwa, data yang sudah ada atau masuk itu, akan dicek kewajarannya, agar jangan sampai ada yang salah.
“Jadi ini merupakan sebuah dasar kebijakan dalam perencanaan kebijakan, monitoring dan evaluasi permohonan daerah, sehingga kita perlu data yang berkualitas,” kata dia.
Data yang masuk didalam KBDA itu, pertama harus teruji dulu kualitasnya melalui kegiatan FGD.
Setelah itu BPS akan merilis KBDA pada 28 Februari mendatang, serentak seluruh Indonesia.
“Maka, kegiatan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan pemahaman bagi unsur pejabat teknis yang mengelola data informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang, sehingga sistem informasi data yang terintegrasi dapat terwujud,” tegasnya.
Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Statistik Sektoral, BPS sebagai Pembina data Statistik, telah melaksanakan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2023 di Pemerintah Kabupaten Batang.
“Tujuannya, untuk mengukur capaian kemajuan penyelenggaraan Statistik Sektoral pada instansi pusat dan pemerintah daerah, meningkatkan kualitas penyelenggaraan Statistik Sektoral pada instansi pusat dan pemerintahan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dibidang statistik pada instansi pusat dan pemerintah daerah,” terangnya.
Ia berharap seluruh OPD agar lebih meningkatkan kualitas penyelenggaraan Statistik Sektoral dan penyediaan data yang akurat serta komprehensif pada sektor masing-masing.
“Khusus untuk pemerintah daerah, data Statistik Sektoral sangat bermanfaat untuk perencanaan serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan daerah dalam menjawab seluruh tantangan yang dihadapi,” kata dia. (HS-08)