HALO BOYOLALI – Bupati Boyolali Agus Irawan mengungkapkan bahwa Boyolali City Light 2026, yang diselenggarakan mulai 13 Maret hingga 11 April 2026 mendatang, akan menjadi daya tarik bagi masyarakat dan para perantau yang mudik ke daerah itu.
Event ini juga diharapkan dapat membuat Kabupaten Boyolali makin dikenal dan menarik bagi para investor.
Hal itu diungkapkan Bupati Boyolali Agus Irawan, saat membuka Event Boyolali City Light (BCL) 2026, di Halaman Gedung Perpustakaan Daerah Remen Maos, baru-baru ini.
Menurut dia, event ini juga melibatkan banyak UMKM, sehingga diharapkan dapat turut andil untuk mewujudkan perputaran ekonomi baru di masyarakat.
“Sehingga nanti akan memberikan dampak yang lebih baik lagi, dampak yang positif,” ujar Bupati Agus, seperti dirilis boyolali.go.id.
Orang nomor satu di Boyolali itu juga menyoroti masalah yang baru-baru ini terjadi, yakni pencurian lampu hias di Simpang Siaga.
Untuk itu, Bupati Agus mengimbau kepada seluruh pengunjung agar menjaga dan merawat aset-aset yang ada di Kabupaten Boyolali.
“Kita sangat menyayangkan sekali, mari kita jaga aset Kabupaten Boyolali,” ajaknya.
Pada kesempatan itu, Bupati Agus dan Wabup Fajar turut membagikan takjil kepada para pengunjung yang hadir untuk menyaksikan pembukaan BCL.
Acara pembukaan itu juga diramaikan dengan band lokal Boyolali yaitu Bastian WN dan Valora Music hingga malam hari.
Sementara itu terkait event ini, Kawasan Simpang Siaga Boyolali, mulai dari Monumen Susu Murni, hingga Jembatan Kali Gede, kini dihiasi lampu-lampu warna warni berbentuk unik.
Masih dengan konsep yang sama, selain lampu-lampu hias di sepanjang trotoar, BCL juga dimeriahkan dengan berbagai stan UMKM yang menawarkan beragam jajanan maupun produk-produk lokal Kota Susu.
Tarian dari Duta Seni Kabupaten Boyolali mengawali acara seremonial pembukaan BCL.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Boyolali, Prasetyo Adi menyampaikan, BCL ini bukan sekedar tentang lampu.
Event ini juga menjadi wadah bagi pelaku musik, seni dan budaya untuk unjuk gigi di panggung yang telah disediakan. Sehingga setiap harinya akan ada pengisi acara di panggung BCL tersebut.
“Kita menggandeng semua unsur-unsur tersebut agar mereka menampilkan apa yang mereka inginkan di Boyolali City Light ini. Dari mulai panggung, sound, lighting kita support semua.” jelasnya. (HS-08)


