HALO BLORA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan berupaya menerapkan teknologi digital, seperti yang diterapkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyuwangi.
Penerapan teknologi digital tersebut, merupakan bagian dari komitmen Bupati Blora Arief Rohman, untuk meningkatkan kualitas layanan MPP di wilayahnya.
Hal itu disampaikan Bupati Blora Arief Rohman, Jumat (18/11/2022) saat memberikan penjelasan mengenai kunjungan studi tiru ke MPP Digital Banyuwangi, yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
Bupati Arief Rohman menuturkan, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Banyuwangi, Juang Pribadi, bersama tim telah menciptakan beragam inovasi, sehingga kini pelayanan adminduk di Banyuwangi semakin bagus, dan terintegrasi dengan MPP. Begitu juga pelayanan lainnya.
“Oleh sebab itu, Blora ingin meniru, agar MPP kita ke depan bisa lebih baik. Kita ingin Pak Juang ikut sesarengan mbangun Blora, membangun tanah kelahirannya,” kata Bupati Blora, seraya mengatakan bahwa Juang Pribadi adalah pejabat Banyuwangi yang berasal dari Cepu, Kabupaten Blora.
Untuk diketahui, MPP Banyuwangi merupakan edisi pertama yang didirikan di tingkat Kabupaten dan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
MPP tersebut juga terus berkembang, dan kini telah menggunakan teknologi digital. Dengan teknologi tersebut, masyarakat tidak perlu datang ke gedung MPP, melainkan cukup mendapatkan layanan melalui ponsel cerdas.
Dengan adanya MPP Digital, warga Banyuwangi dapat memperoleh 42 layanan, cukup dengan menggunakan ponsel cerdas yang mereka miliki.
Selain MPP di tingkat Kabupaten, di Banyuwangi juga ada pasar pelayanan publik di setiap Kecamatan.
“Kami ingin Blora bisa meniru. Akan kita minta Dinas terkait untuk menindaklanjuti ini, baik dari Dincukcapil, DPMPTSP, maupun Dinkominfonya,” kata Bupati Blora, seperti dirilis blorakab.go.id.
Pelayanan lain yang diberikan, di Banyuwangi juga terdapat petugas yang melakukan jemput bola pelayanan.
“Tidak hanya diam di kantor menunggu masyarakat yang ingin dilayani, namun juga keliling jemput bola. Ini bagus sekali, karena memang belum seluruh masyarakat paham aplikasi Hp,” ungkapnya.
Sebelumnya, dalam kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi, Bupati Blora Arief Rohman diterima Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di kompleks Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Setelah pertemuan dengan Ipuk Fiestiandani, Arief Rohman bersama Kepala Dinpendukcapil Banyuwangi, Juang Pribadi berjalan kaki ke MPP Banyuwangi, yang tidak jauh dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
“Di sana, setelah diterima Ibu Bupati Ipuk, dilanjutkan jalan kaki bersama Kadin Dispendukcapil Banyuwangi, Pak Juang Pribadi ke MPP. Pak Juang ini orang asli Sidodadi Cepu, yang kini sukses menjabat Kadispendukcapil Banyuwangi,” ucap Bupati Blora.
Sementara itu, terpisah Kepala Dispendukcapil Banyuwangi, Juang Pribadi mengungkapkan kegembiraan dan rasa bangga dapat menerima kehadiran Bupati Blora, untuk belajar pengembangan MPP Digital.
“Terima kasih Pak Bupati atas kunjungannya. Selanjutnya nanti bisa Dinkominfo yang membuatkan aplikasi MPP digitalnya. Blora nanti tinggal copy, yang penting komitmennya harus kuat dan sudah ada kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi. Kami siap membantu. Kami yakin Pak Bupati bisa membuat perubahan untuk Blora,” kata Juang Pribadi.
Selama berkeliling di MPP Banyuwangi, Bupati Arief juga diajak melihat Mal Pelayanan khusus perizinan investasi, dan klinik bisnis.
Tampak mendampingi Kepala DPMPTSP Blora, Kepala Dincukcapil Blora, Kepala Bappeda Blora, TP2D, dan Kabag Prokompim. (HS-08).