HALO SEMARANG – Agar lebih efisien menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan di Indonesia, salah satu perusahaan penyedia informasi lowongan pekerjaan, Jobstreet by SEEK telah memanfaatkan perkembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Dengan menghadirkan upgrade pada platform SEEK dengan didukung oleh teknologi mutakhir SEEK AI ini bisa memberikan pencocokan terbaik bagi pemberi kerja dengan membuat proses rekrutmen yang lebih cepat dan tepat.
Apalagi Indonesia tengah berada di fase penting dengan populasi usia produktif yang mendominasi, di mana pada tahun 2045 diproyeksikan sekitar 70 persen populasi Indonesia berada pada usia produktif (15–64 tahun). Ini menempatkan Indonesia dalam periode demographic dividend yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, yang harus didukung oleh penciptaan lapangan kerja serta percepatan proses rekrutmen yang lebih efektif.
Menjawab tantangan tersebut, Jobstreet by SEEK menghadirkan sistem pencocokan baru berbasis teknologi AI SEEK yang menggabungkan kekuatan data dan verfikasi untuk memberikan hasil rekrutmen yang lebih cepat dan tepat. Teknologi ini membantu perusahaan mendapatkan kandidat dengan tigkat kecocokan (high-fit) yang lebih tinggi,sekaligus mempercepat proses penyaringan (shortlisting).
Wisnu Dharmawan, Sales Director, Jobstreet by SEEK di Indonesia dengan peluncuran teknologi tersebut bisa mengatasi tantangan utama dalam proses rekrutmen.
“Setelah berhasil menyediakan 1 juta iklan lowongan pekerjaan dalam platform Jobstreet by SEEK sejak 1 tahun diluncurkannya gerakan #NextMillionJobs, Jobstreet by SEEK meluncurkan upgrade terbesar teknologi pencocokan berbasis AI, antara kandidat dan lowongan pekerjaan untuk menyelesaikan tantangan terbesar dalam proses rekrutmen. Yaitu mendapatkan kandidat yang tepat dengan cepat,” paparnya.
Selain memberikan kemudahan bagi perusahaan, juga bermanfaat bagi pencari kerja. Dengan melalui fitur SEEK Pass untuk verifikasi kredensial, serta Prioritas Lamaran yang ditandai dengan badge “Sangat Berminat”. Hal ini membantu lamaran mereka lebih menonjol di mata perusahaan.
Data dari SEEK Australia menunjukkan bahwa kandidat memiliki peluang hingga tiga kali lipat lebih tinggi untuk masuk daftar kandidat terpilih.
“Investasi ini bukan hanya soal kemajuan teknologi, tetapi merupakan komitmen Jobstreet by SEEK dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi rekrutmen di Indonesia. Hal ini merupakan upgrade terbesar dalam sejarah platform SEEK selama hampir 3 dekade. Dengan tim AI terbesar di Asia Pasifik, SEEK terus berkomitmen dalam memberikan hasil terbaik bagi perusahaan maupun pencari kerja di Indonesia dengan membuat proses rekrutmen menjadi lebih cepat,” ujar Wisnu.
Sementara, Sawitri Soedarno, Head of Country Marketing Indonesia menegaskan, bahwa SEEK memulai transformasi dengan melakukan integrasi bersama Jobstreet dan Jobsdb ke platform tunggal SEEK, yang memungkinkan jutaan kandidat Indonesia terhubung dengan lebih banyak peluang kerja di 8 negara Asia Pasifik.
Pada pertengahan 2024, Jobstreet juga memperkenalkan model bisnis dengan konsep “free to post, pay for performance” melalui penyediaan iklan Lite Ad. Inovasi ini memungkinkan perusahaan untuk memasang lowongan kerja secara gratis, dan hanya perlu membayar untuk mendapatkan kinerja dan fitur iklan yang jauh lebih baik.
“Langkah ini terbukti mengubah pasar perekrutan Indonesia yang sebelumnya banyak dilakukan secara informal, menjadi lebih aman, terjamin, dan transparan di platform iklan lowongan kerja yang terpercaya,” katanya.
Perusahaan kini dapat menemukan kandidat terbaik dengan lebih cepat dan efisien. “Di sisi lain, pencari kerja bisa meningkatkan profil mereka dan memperbesar peluang untuk meraih pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan aspirasinya. Jobstreet by SEEK bersama seluruh pemangku kepentingan di dalam ekosistem tenaga kerja Indonesia optimis untuk terus memberikan berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan lapangan kerja berkualitas di masa depan,” pungkasnya.(HS)