HALO KENDAL – Biaya yang tidak sedikit untuk membuat sekat menjadi alasan dari para pedagang tidak segera menempati kios atau los Pasar Weleri 1 yang baru selesai dibangun tahap pertama. Hal itu disampaikan Ketua Paguyuban Pasar Weleri, Suwarno, Jumat (31/5/2024).
Menurutnya, sebelum ditempati harus dibuatkan sekat pemisah antar los 2 x 2 meter yang dikerjakan oleh pemborong, dengan biaya untuk tiap los di lantai bawah sebesar Rp 4 juta, sedangkan los di lantai atas sebesar Rp 3 juta.
“Pembuatan sekat los di lantai atas dikenakan biaya lebih, karena semua los tidak dibuat secara paralel, sedangkan sekat-sekat los di lantai bawah dibuat per kotak sendiri-sendiri. Tiap los dilengkapi fasilitas satu lampu dan satu colokan listrik,” ungkapnya.
Suwarno menjelaskan, bangunan Pasar Weleri 1 terdiri dari dua lantai, yaitu lantai bawah terdapat 397 los, dan lantai atas terdapat 320 los. Selain itu terdapat pula kios yang bisa langsung ditempati.
Sementara Mahyun, selaku pelaksana kerja pembuatan sekat los mengatakan, banyak pemilik los yang mengeluh terkait dana untuk pembuatan sekat los.
Untuk itu pihaknya memberikan keringanan dengan membayar uang muka lebih dulu sebesar 50 persen.
“Kami hanya memberikan keringanan dengan membayar uang muka sebesar lima puluh persen, nanti akan dikerjakan,” ujarnya.
Mahyun juga menambahkan, meskipun sudah diberikan keringanan dengan membayar uang muka, namun diakui masih banyak pemilik los belum mampu membayar.
“Harapan kami ada pihak ketiga yang bisa membantu modal kepada pedagang yang mendapat jatah, atau dari bank yang memberikan pinjaman kepada pedagang melalui KUR (kredit usaha rakyat),” harapnya. (HS-06)