HALO SEMARANG – Setelah menorehkan prestasi menggembirakan di PON XXI/Aceh-Sumut tahun 2024, KONI Jawa Tengah didorong untuk menyiapkan inovasi-inovasi dan langkah strategis untuk kemajuan olahraga yang jauh lebih baik lagi.
Hal itu disampaikan Sekda Jateng, Sumarno saat membuka Rakerprov KONI Jateng di Hotel The Sunan, Surakarta, Kamis (12/12/2024).
Pembukaan Rakerprov KONI dihadiri Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Suwarno, jajaran Forkopimda Jateng, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ema Rachmawati Setda Jateng.
Selain itu, Sekretaris Disporapar Syurya Deta Syafrie, Kabid Keolahragaan Suci Baskoro Wati, direktur Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro, RS Hermina, serta RS Columbia Semarang.
Rakerprov diikuti perwakilan 35 KONI kabupaten/kota, 68 cabor dan delapan anggota badan fungsional.
”KONI membawa amanah dan beban di pundak untuk kemajuan olahraga Jawa Tengah. Langkah strategis dan inovasi harus dilakukan, agar prestasinya lebih bagus lagi peringkatnya di PON yang akan datang. Ini sesuai dengan tema rakerprov kali ini, yaitu Penguatan Organisasi Menuju Orbit Prestasi Olahraga Jawa Tengah,” ungkap Sumarno.
Untuk membawa kemajuan olahraga, lanjutnya, Pemprov Jateng tetap membuka kran komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk atlet dan pelatih.
“Itu sebagai saran, masukan, dan kritikan. Jadi diperlukan supaya mencapai hasil yang diinginkan,” tandas Sumarno.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Suwarno mengapresiasi pencapaian kontingen Jawa Tengah di ajang PON XXI 2024 Aceh-Sumut lalu.
Sebagai orang yang dilahirkan di Jateng, dan pernah bertugas di sini, dirinya mengaku bangga serta berharap ke depannya lebih baik lagi.
”Di PON sebelumnya, saya susah mencari urutan Jateng ada di mana. Namun pada PON Aceh-Sumut, Jateng saya lihat sudah berada di deretan atas,” ujar Suwarno.
Dia juga mengaku, ingin Jawa Tengah memanfaatkan tahapan pembinaan olahraga dengan baik. Mulai dari babak Pra-Porprov dan Porprov. Satu hal yang dia ingatkan saat Porprov adalah keselamatan atlet.
“Pernah ada kasus kematian petinju justru di arena Porprov. Makanya saya apresiasi jika KONI menggandeng rumah sakit untuk memfasilitasi kesehatan atlet,” ungkap Suwarno.
Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan pesan supaya KONI Jateng bersiap diri menghadapi PON XXII NTB-NTT.
“PON 2028 nanti akan fokus di cabang olympic sports, olahraga SEA Games, dan tiga cabang yang diambilkan dari Desain Besar Olahraga Nasional yaitu wushu, pencak silat, dan karate,” kata Suwarno.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana mengatakan, Jateng meraih prestasi luar biasa di PON 2024 dengan 71 emas, 74 perak, dan 115 perunggu. Capaian emas ini merupakan hasil tertinggi selama keikutsertaaan Jateng dalam pesta olahraga berbengsi nasional itu.
”Dari 60 cabang yang diberangkatkan, 57 diantaranya membawa pulang medali. Semua ini kerja keras team work. Kami berterima kasih kepada Pemprov, Disporapar, Forkopimda, semua lini yang mendukung di PON lalu,” ujar Bona. (HS-06)