HALO SEMARANG – Banyaknya tanaman hias yang ditanam di median jalan di Kota Semarang menjadi meranggas dan mati dipengaruhi oleh cuaca sangat panas pada musim kemarau tahun ini. Padahal jenis tanaman bougenville yang ditanam itu biasanya cukup kuat terhadap cuaca panas saat musim kemarau, namun saat ini terlihat banyak yang kering dan gosong.
Saat dikonfirmasi halosemarang.id, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Murni Ediati mengatakan, kondisi keringnya tanaman hias di median jalan protokol disebabkan cuaca panas yang ekstrem pada musim kemarau ini. Sehingga untuk mengantisipasi hal serupa, akan dilakukan perawatan lebih sering dalam hal penyiraman tanaman, yakni dilakukan dalam sehari dua kali pada pagi dan malam hari.
“Sangat panas cuacanya, jadi harus disiram intens dua kali dalam sehari. Kadang sudah disiram cukup banyak, tapi tanaman masih meranggas,” ujarnya, Rabu (22/8/2023).
Tanaman yanhg rawan mati biasanya di media jalan dan ditanam di pagar tepi jalan, karena kebutuhan airnya memang tergantung dengan air hujan dan penyiraman rutin oleh petugas. “Kalau di taman-taman aktif dan pasif, memang jarang terjadi sampai mati, karena sudah ada petugas khusus yang melakukan penyiraman dan sekaligus merawat serta pengecekan tanaman. Tanaman ini harusnya dirawat dengan baik agar mengurangi dampak polusi dari gas buang kendaraan dan debu yang terbawa angin,” pungkasnya.
Seperti diketahui, dampak puncak musim kemarau yang terjadi pada bulan ini diprediksi bakal berlangsung cukup lama sampai akhir September 2023, imbasnya membuat tanaman hias yang ditanam di median jalan di Kota Semarang menjadi kering, meranggas, dan akhirnya mati. Seperti tanaman hias jenis bougenville atau bunga kertas di median Jalan Raya Mangkang, tepatnya di depan SPBU Terminal Mangkang. Tanaman hias di median jalan tersebut hampir seluruhnya meranggas dan nampak gosong berwarna hitam. Biasanya tanaman bougenville nampak indah dengan aneka warna bunga yang mekar ada merah, putih dan merah jambu, ungu. Namun kali ini tak terlihat.(HS)