in

Banjir Genangi Purwodadi, Polres Grobogan Bantu Pengendara dan Evakuasi Warga

Dua personel Polres Grobogan membantu warga yang mobilnya mogok akibat banjir di Purwodadi, Kabupaten Grobogan. (Foto : Instagram Humas polri)

 

HALO GROBOGAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Purwodadi, Kabupaten Grobogan menyebabkan banjir di seputaran Simpang Lima dan Jalan R Soeprapto, Senin (16/2/2026).

Genangan air tersebut menghambat arus lalu lintas dan membuat sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mogok saat melintas.

Satuan Samapta Polres Grobogan turun langsung ke lokasi untuk membantu para pengguna jalan.

Personel membantu mendorong sepeda motor dan mobil yang mogok agar dapat menepi ke tempat yang lebih aman.

Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Candra Bayu, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan adanya genangan yang mengganggu lalu lintas.

“Kami hadir untuk memastikan keselamatan pengendara dan membantu mereka yang kendaraannya mogok akibat banjir,” kata dia, seperti dirilis humas.polri.go.id.

Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, guna mencegah kemacetan panjang di kawasan tersebut.

Kendaraan dialihkan ke jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan di titik genangan terparah.

Selain membantu mendorong kendaraan, personel Satuan Samapta turut mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintasi genangan yang cukup dalam.

Keselamatan pengendara menjadi prioritas utama dalam penanganan situasi tersebut.

Menurut AKP Candra Bayu, genangan terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi,” jelasnya.

Satuan Samapta Polres Grobogan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat, termasuk saat bencana banjir yang berdampak pada aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu selain membantu warga yang terjebak banjir, Satuan Samapta Polres Grobogan juga melakukan evakuasi warga terdampak, bersama BPBD Kabupaten Grobogan dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Petugas menyisir rumah-rumah yang tergenang untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam.

Menurut Candra Bayu,  pihaknya menurunkan personel lengkap dengan peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami. Kami pastikan proses evakuasi berjalan cepat dan aman,” ujarnya.

Menurutnya, warga lanjut usia, anak-anak, dan ibu hamil menjadi prioritas dalam proses penyelamatan. Petugas membantu mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman.

Selain mengevakuasi warga, personel gabungan juga membantu memindahkan barang-barang berharga milik warga untuk mengurangi potensi kerugian. Air yang masuk ke rumah menyebabkan perabotan dan kendaraan terendam.

AKP Candra Bayu menambahkan, bahwa pihaknya juga melakukan pengamanan di area terdampak untuk mencegah tindak kriminalitas saat rumah-rumah ditinggalkan pemiliknya.

“Kami mengimbau warga tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih tampak di beberapa titik, petugas pun tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan.

Dengan sinergi antara kepolisian, BPBD, PMI, dan masyarakat, penanganan banjir di Purwodadi berlangsung tertib dan terkendali.

Polres Grobogan memastikan akan terus memantau situasi hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (HS-08)

 

 

Kongres Anak Ke-6, Pemkab Batang Minta Anak-Anak Berani Bersuara

Tekan Penurunan Tanah, PDAM Tirta Moedal Dorong Pelaku Usaha Beralih ke Air Perpipaan