HALO SPORT – Jon Jones sudah mengantisipasi kekuatan striking Bon Gamin (Si Anak Baik), julukan Ciryl Gane. Jones akan menghadapi Gane, Maret mendatang, untuk memperebutkan sabuk juara kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC).
Gelar divisi berat UFC kosong setelah ditinggalkan Francis Ngannou. Selain punya pukulan dan tendangan keras, Bon Gamin juga bisa bergerak lincah.
Keistimewaan dari sisi striking itulah yang membuat Ciryl mampu menaklukan monster-monster sangar di kelas berat.
Dia pernah menghabisi jagoan pemilik jotosan maut seperti Derrick Lewis dan Tai Tuivasa. Selain itu, rekornya menghadapi petarung dengan duel bawah mumpuni juga sangat mentereng.
Jurus striking Gane bukan hal yang ditakuti Jones. Bones, julukan Jon, yakin bisa menjinakkan jurus itu.
Di masa lalu, mantan raja kelas berat ringan UFC ini pernah menghadapi jagoan dengan jurus striking yang lebih istimewa.
Sebut saja Thiago Santos dan Lyoto Machida. ’’Saya sudah punya pengalaman melawan petarung dengan pergerakan kaki lebih mengerikan lagi. Saya juga pernah melawan jagoan-jagoan yang pukulan kerasnya begitu mengintimidasi,’’ kata Jones seperti dilansir dari Sportskeeda.
Pengalaman Bones memang tak perlu diragukan lagi. Dia bertarung sejak 2008 dan telah menghadapi berbagai macam jenis monster.
Hebatnya, jagoan asal Amerika Serikat (AS) ini belum pernah benar-benar kalah dalam pertarungannya.
Satu-satunya noda yang dia alami merupakan kekalahan diskualifikasi. Sementara Gane baru menggelar duel profesional sejak 2018.(HS)