HALO KENDAL – Menghadapi kemarau dan tanam padi, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kendal telah menyiapkan program pompanisasi “Brigade Alsintan” yang menyasar sejumlah wilayah yang selama ini dinilai kesulitan air.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dispertan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, saat ditemui di kantornya, Senin (24/6/2024).
“Brigade Alsistan adalah menyasar ke sejumlah wilayah yang diniliai kesulitan air, dengan menyiapkan pompa-pompa sebagai antisipasi seandainya nanti pertama padi ini pada awal pertumbuhan, sampai dengan akhir panen nanti kekurangan air,” jelas Pandu.
Kepala Dispertan Kendal juga menyebut, mesin pompapanisasi ini bisa dipergunakan oleh para petani di wilayah Kendal.
“Ada yang kita berikan kepada kelompok tani. Kalau Brigade Alsintan ini khususnya ada di Dispertan, karena terkadang kalau kita perhitungkan wilayah yang potensi kekeringan ternyata berganti di wilayah lain. Dan supaya lebih fleksibel kita ambil alih, istilahnya yang kita pinjam pakai,” beber Pandu.
Dirinya menyatakan, kelompok tani di wilayah potensi kekeringan di Kendal dipersilahkan agar mengajukan peminjaman ke Kantor Dispertan Kendal.
“Jadi kelompok-kelompok di wilayah yang dirasa nanti ada potensi terjadi kekeringan silahkan aja mengajukan peminjaman. Nanti akan kita cermati, kita verifikasi kira-kira benar-benar membutuhkan atau tidak,” tandas Pandu.
Ditambahkan, sudah sebanyak 20 unit pompa yang dimiliki Brigade Alsintan Dispertan yang bisa dipinjamkan. Namun untuk biaya operasional ditanggung kelompok tani itu sendiri.
“Kalau di awal pertumbuhan dirasa kekurangan air bisa berkoordinasi dengan petugas wilayah kami untuk mengambil kira-kira langkah apa yang bisa kita lakukan,” ujar Pandu. (HS-06)