in

Akses Pendidikan, Pengendalian Banjir hingga Ekonomi Kreatif Jadi Prioritas Misi Pembangunan Kota Semarang

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng saat memberikan sambutan dan sekaligus memaparkan LKPJ Walikota di rapat Paripurna DPRD Kota Semarang di gedung DPRD, Senin (30/3/2026).

HALO SEMARANG – Walikota Semarang, Agustina Wilujeng menyebut sedikitnya ada tujuh misi pembangunan daerah yang menjadi arah pengambilan kebijakan untuk diprioritaskan. Yakni mulai dari akses pendidikan, kesehatan yang inklusif, penyediaan sarana pengendalian banjir sampai peningkatan kualitas SDM, dan pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

Tujuh butir arahan ini disampaikan Walikota, Agustina, saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang di Gedung DPRD pada Senin (30/3/2026).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman dan dihadiriWalikota wakil pimpinan DPRD lainnya serta seluruh anggota. Nampak rapat tersebut juga diikuti oleh Wakil  Semarang Iswar Aminuddin, kepala OPD, jajaran direksi BUMD, camat dan tamu undangan.

Dalam pemaparannya, Agustina menjelaskan, bahwa dalam misi pembangunan daerah tersebut yaitu mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat yang toleran dan berbudaya dalam semangat kebhinekaan, serta pembangunan manusia yang berkualitas, produktif dan berkepribadian.

Selanjutnya, yakni mewujudkan kesehatan masyarakat berfokus pada individu, dan mengutamakan pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi. Mewujudkan infrastuktur kota yang saling terhubung, peningkatan aksesbilitas dan konektivitas antar wilayah yang berkelanjutan.

“Lalu, mewujudkan tata kelola lingkungan kota yang tangguh sekaligus berkelanjutan, peningkatan pengendalian banjir,rob dan dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

“Kemudian pemenuhan kebutuhan dasar, sandang, pamgan, papan yang merupakan elemen kunci hidup layak. Peningkatan pelayanan publikdan tata kelola pemerintahab yang berkualitas, bersih, bebas dari korupsi, inklusif berbasis kota cerdas. Dan meningkatkan perekonomian inklusif, penyediaan lapangan pekerjaan, meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal dengan pemanfaatan digital dan pengembangan ekonomi kreatif sampai level global,”katanya.

Sementara Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, menyampaikan bahwa dalam agenda rapat Paripurna DPRD Kota Semarang kali ini, yakni untuk menyampaikan LKPJ Walikota Semarang tahun 2025, dilanjutkan dengan pembentukan panitia khusus untuk membahas LKPJ Walikota Semarang, Pengumuman Pergantian Ketua Fraksi DPRD Kota Semarang, serta Pembahasan Raperda menjadi Perda Penyelenggaraan Pendidikan.

“Untuk itu, harapannya seluruh rangkaian agenda tersebut dapat berjalan dengan lancar, dan hasilnya sesuai dengan harapan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (HS-06)

Hanya Ramai di Momen Tertentu, Fraksi Gerindra DPRD Jateng Minta Pengelolaan Objek Wisata Dievaluasi

Ahmad Luthfi Minta ASN Jadi Problem Solver