in

Ada Olahan Jambu Demak Laris di Bazar UMKM Wonosalam

Oleh-oleh khas Demak dari bahan dasar jambu delima dan jambu citra, dijajakan di gedung Badan Usaha Milik Desa Bersama Wonosalam Gemilang, di Kecamatan Wonosalam, Rabu (24/8/22). (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Oleh-oleh khas Demak dari bahan dasar jambu delima dan jambu citra, laris manis diborong pengunjung bazar UMKM, yang berlangsung di gedung Badan Usaha Milik Desa Bersama Wonosalam Gemilang, di Kecamatan Wonosalam, Rabu (24/8/22).

Terdapat beragam makanan berbahan dasar jambu yang dijajakan, antara lain jenang atau dodol, minuman ringan rasa jambu, dan sirup jambu air.

Penjaga stand, sekaligus produsen olahan jambu Demak, Istianah mengatakan, dalam kegiatan bazar menjual produk berbahan dasar jambu air yang diproduksi sendiri.

Selain dibuat untuk olahan sirup, dirinya juga membuat dodol jambu air dan minuman ringan.

“Ini olahan dari produk jambu air sekaligus dapat dijadikan oleh-oleh khas Demak. Ada olahan sirup, manisan, dodol dan jus jambu,” kata Istianah, seperti dirilis demakkab.go.id.

Dia mengatakan mematok harga yang ekonomis untuk setiap produk yang dibuat.

Seperti sirup, dari Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu; dodol Rp 15 ribu; dan untuk jus Rp 5 ribu.

“Bagi masyarakat yang ingin membeli produk olahan jambu air, dapat datang secara langsung di rumah produksi di Karangtowo,” kata dia.

Bazar UMKM tersebut, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peresmian gedung UPK Wonosalam, yang diresmikan Bupati Eisti’anah.

Bupati Eisti’anah didampingi Ketua Badan Kerja Sama Antar Desa, Tugiman dan Camat Wonosalam, Sri Utami meninjau stand bazar UMKM dan berdialog dengan pelaku UMKM.

Adapun produk yang ditawarkan meliputi produk olahan makanan, donat, brownis, minuman, kaligrafi, kerajinan, dan busana.

Produk Kaligrafi

Sementara itu, saat meninjau bazar tersebut, Bupati Eisti’anah juga mengagumi produk kaligrafi.

Dia juga menyempatkan diri untuk melihat secara detail hasil karya UMKM desa Kalianyar.

Produk tersebut telah terdistribusi di berbagai daerah, bahkan telah berhasil diterima oleh pasar mancanegara.

“Sampai kesengsem saya lihat produk kaligrafi ini, seperti yang kita lihat detail penggarapan karya terlihat rapi dan indah. Produk-produk seperti ini harus terus didampingi dan difasilitasi agar lebih berkembang,” kata Bupati, yang saat itu didampingi Camat Wonosalam, Ketua BKAD-UPK Kecamatan Wonosalam, Tugiman dan Kepala Desa Kalianyar Mustain.

Dalam kesempatan tersebut Eisti’anah juga mengapresiasi keberhasilan UPK Kecamatan Wonosalam yang mampu mendorong kelompok usaha produktif untuk berkembang dan memiliki daya saing.

Sementara itu Ketua BKAD-UPK, Tugiman mengatakan harapannya supaya nantinya pelaku UMKM dapat memiliki legalitas produk dan kualitas yang memenuhi standar.

“Saya harap untuk Dinas Perdagangan, UKM dan Koperasi Kabupaten Demak dapat memfasilitasi para pelaku UMKM agar memiliki legalitas produk dan kualitas produk yang memenuhi standar,” ungkapnya. (HS-08)

Permudah Konektivitas ke IKN, Pemerintah Bangun Jalan Lingkar Sepaku

Prakiraan Cuaca Semarang an Sekitarnya, Jumat (26/8/2022)