in

Duel Bernuansa Masalah Pribadi

HALO SEMARANG – Duel bernuansa masalah pribadi bakal tersaji antara Merab Dvalishvili dan Petr Yan dalam Ultimate Fighting Championship (UFC) Vegas, 12 Maret mendatang.

Pertarungan di kelas bantam UFC ini disebut-sebut bertensi tinggi.

Dvalishvili bahkan menganggap duelnya nanti lebih penting dari sebuah bentrokan perebutan gelar juara.

’’Kemenangan akan lebih bagus bagi saya ketimbang jadi juara. Seluruh negara saya bakal mendukung saya,’’ tutur Dvalishvili seperti dilansir dari Championat.

Yan saat ini menduduki peringkat kedua di divisi bantam UFC.

’’Saya menghormati semua lawan-lawan saya, tapi saya tidak menyukai dia,’’ jelas Merab yang asal Georgia.

Dvalishvili adalah jagoan urutan ketiga di kelas bantam.

Catatan bertarungnya sedang oke banget setelah memetik delapan kemenangan berturut-turut.

Si Mesin, julukan Merab, punya rekor 15 kali menang dan empat kali kalah.

Dia adalah pemegang sabuk hitam judo.
Bagaimana dengan Yan?

Petarung asal Rusia berusia 30 tahun ini pernah menyandang titel juara kelas bantam UFC.

Namun, dalam dua partai terakhir Petr selalu menelan kekalahan setelah ditaklukkan Aljamain Sterling dan Sean O’Malley.

No Mercy, julukan Yan, menguasai tinju, muay thai, dan jiu-jitsu Brasil.

Catatan tarungnya sekarang adalah 16 kali menang dan empat kali kalah.

Reputasi Petr amblas selepas ditundukkan O’Malley pada 22 Oktober 2022. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (10/3/2023)

Tak Ada Bonus, Enggak Masalah