HALO GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan keyakinannya bahwa wilayah yang dia pimpin, merupakan cikal bakal dari peradaban kerajaan-kerajaan besar di Jawa.
Hal itu diungkapkan Bupati Grobogan Sri Sumarni, dalam Karnaval Budaya memperingati HUT Ke-297 Kabupaten Grobogan, beberapa waktu lalu.
Kirab diikuti perwakilan dari 19 Kecamatan di wilayah kabupaten setempat, dimulai dari Jalan R Suprapto Purwodadi.
Kirab yang dibuka Bupati Grobogan Sri Suamarni itu, dihadiri pula oleh Wakil Bupati Bambang Pujiyanto, Forkompimda. dan pejabat terkait lainnya.
Ribuan warga pun turut menyaksikan kirab tersebut di sepanjang jalan R Suprapto Purwodadi.
Lebih lanjut Bupati Grobogan, Sri Sumarni menyatakan, kirab budaya ini digelar oleh Pemkab Grobogan, untuk mengingatkan warga serta menunjukkan pada publik, bahwa wilayah ini kaya akan seni dan budaya.
Kabupaten Grobogan juga kaya akan legenda, terkait sejumlah tempat seperti Bleduk Kuwu, Api Abadi Mrapen, Ki Ageng Getas Pendowo, Ki Ageng Selo, dan Ki Ageng Tarub.
Menurut Bupati, ini semua menjadi bagian dari legenda dan cerita sejarah berdirinya kerajaan-kerajaan besar di Nusantara.
Bukti lain, menurut dia adalah bahwa di Kabupaten Grobogan terdapat penemuan banyak fosil purbakala di Desa Banjarejo Kecamatan Gabus.
Peninggalan ini juga merupakan bukti bahwa di wilayah ini, pada zaman dulu sudah terdapat masyarakat yang berdiam di daerah itu.
Dan menurutnya masih banyak lagi peninggalan sejarah lainya. Semua ini membuktikan bahwa Kabupaten Grobogan, merupakan bagian dari cikal bakal peradaban dan berdirinya Kerajaan-kerajaan besar yang jaya pada masanya.
“Festival Budaya hari ini, di samping rangkaian Hari Jadi ke 297 Kabupaten Grobogan, juga sebagai bagian dari upaya kita untuk menggali dan mengenalkan kekayaan budaya dan seni, yang ada di Kabupaten Grobogan,” kata dia.
Semua itu, menurut dia merupakan warisan yang wajib untuk dilestarikan, agar para penerus tidak lupa akan sejarah warisan para leluhur.
Bupati juga menegaskan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pentinnya pelestarian budaya, dalam RPJMD 2021-2026, telah ditetapkan dalam misi kelima yaitu, memperkuat Implemanasi nilai-nilai keimanan dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat, dimana salah satu indikator tujuanya adalah Persentase obyek pemajuan kebudayaan yang dilestarikan.
“Dan kegiatan hari ini, juga sebagai bagian dari konsistensi kita melaksanakan misi RPJMD.
Kirab Festival Budaya hari ini, kita laksanakan di sepanjang jalan R.Suprapto, agar ada nuansa berbeda, selalu ada inivasi baru dan tidak selamanya berangkat serta finish di seputar pendopo. Jalan R. Suprapto sebagai jalan protokol, memenuhi syarat untuk kegiatan-kegiatan seperti ini, disamping jalan dan trotoarnya lebar, juga searah dan tidak perlu banyak menutup akses lalu lintas jalan masuk kota Purwodadi,” tegasnya. (HS-08).