in

Kunjungi Satupena Jateng, Begini Tanggapan DPRD Kota Semarang

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menerima buku ontologi puisi “Kusebut Nama-Mu dalam Seribu Warna” dari Sekretaris Umum Satupena Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Agung Ridlo, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Sekretaris Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono baru-baru ini berkunjung ke Sekretariat Perkumpulan Penulis Indonesia “Satupena” Provinsi Jawa Tengah di Jalan Taman Karonsih I/1082, Ngaliyan, Kota Semarang. Kunjungannya selain untuk bersilaturahmi juga sekaligus untuk melihat dan mendapatkan informasi terkait program Satupena Jawa Tengah.

Suharsono mengatakan, mengapresiasi dan mendukung program-program Satupena Jateng dalam upaya membudayakan gerakan literasi, terutama di Kota Semarang.

“Apalagi dalam gerakan literasi ini bukan hanya di bidang fiksi, namun juga nonfiksi. Bukan hanya puisi, cerita pendek, dan novel, tetapi juga artikel atau esai, karya jurnalistik, dan karya ilmiah,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum Satupena Jawa Tengah Mohammad Agung Ridlo juga menyerahkan buku antologi puisi “Kusebut Nama-Mu dalam Seribu Warna” kepada Suharsono. Buku yang diinisiasi oleh Satupena Jawa Tengah bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng itu memuat puisi bertema moderasi beragama yang ditulis 65 penyair dari seluruh Indonesia. Buku itu sendiri diterbitkan oleh Deepublish, Yogyakarta.

Suharsono menyatakan, dirinya senang, memuji, dan memberikan apresiasi terhadap buku antologi puisi bertema moderasi beragama tersebut. Anggota dewan dari Fraksi PKS ini mengaku sangat terkesan dengan puisi-puisi yang termuat di dalamnya meskipun baru membaca sepintas. Secara kesejarahan, visi moderasi beragama sebenarnya bukan hal baru. Namun, upaya-upaya menciptakan kerukunan antarumat beragama saat ini memang perlu terus dilakukan.

Mohammad Agung Ridlo mengatakan, dalam waktu dekat Satupena Jawa Tengah juga akan menerbitkan buku antologi esai tentang lingkungan hidup dengan judul “Bencana: Dari Berbagai Perspektif” yang saat ini sedang dalam editing. Saat ini naskah yang masuk ke panitia sekitar 75 esai.

“Ditulis oleh para penulis dari berbagai disiplin ilmu dan kalangan, dari berbagai kota di seluruh Indonesia dan perguruan tinggi. 75 esai tersebut saat ini masih dalam proses editing oleh tiga editor Mohammad Agung Ridlo (Universitas Islam Sultan Agung), Dewan Pakar Satupena Jateng Prof Dr Nugroho SBM MSi (Universitas Diponegoro), dan Ketua Bidang Nonfiksi Dra Esthi Susanti Hudiono MSi (Universitas Kristen Satya Wacana),” ujar pria yang juga sebagai Anggota Dewan Pakar PKS Kota Semarang ini.

Dikatakan dia, selain memberikan kata pengantar, Suharsono pun berpartisipasi menjadi salah satu penulis pada buku antologi esai tentang lingkungan hidup tersebut. Esai Suharsono berjudul “Bisakah di Semarang Membangun Tanpa Dampak?” Selain Suharsono, lalu ada tulisan dari Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi Jawa Tengah Arief Djatmiko MA juga turut meramaikan menjadi penulis dengan esainya yang berjudul “Penanganan Rumah Pasca Bencana Berbasiskan Masyarakat di Jawa Tengah”.

“Tak hanya itu, Arief Djatmiko juga akan memberikan kata pengantar pada buku antologi esai tentang lingkungan hidup. Hal itu sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas inisiatif Satupena Provinsi Jawa Tengah menerbitkan antologi esai tersebut,” pungkasnya. (HS-06)

Samakan Persepsi dan Tujuan Pemenangan Pemilu 2024, Partai Hanura Gelar Rakor Pimpinan DPC se-Jateng

Tim Penggerak PKK dan OPD Pemkab Demak Sinkronkan Program Kegiatan