in

Petugas Gabungan di Blora, Percepat Penanganan Darurat Longsor Sungai Lusi di Nglawiyan

Petugas gabungan mempercepat penanganan darurat tanah longsor di Sungai Lusi, di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Petugas gabungan bersinergi mempercepat penanganan darurat tanah longsor di Sungai Lusi, di Kampung Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, agar tidak semakin parah.

“Ini hari kelima penanganan darurat longsoran, harapannya ini yang terakhir dilakukan,” kata Kepala Kelurahan Karangjati, Agus Winarto, Jumat (16/12/2022).

Dia mengatakan berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan tersebut, adalah TNI, Polri, Pemerintah Kelurahan Karangjati, DPUPR Blora, BPBD Blora, Banser NU, dan organisasi masyarakat lainnya.

“Kami atas nama Pemerintah Kelurahan Karangjati, mengucapkan terima kasih atas kerja sama, sinergitas dari semua pihak yang telah gotong royong melakukan penanganan darurat longsoran sungai Lusi di Nglawiyan,” kata dia, seperti dirilis blorakab.go.id.

Lebih lanjut, Agus Winarto mengatakan dalam penanganan bencana longsor yang telah dilakukan sebelumnya, pihaknya juga melibatkan anggota Polsek Blora, Koramil Blora, Kodim 0721/Blora, Batalyon Infanteri 410/Alugoro dan BPBD serta paguyuban masyarakat Blora.

Sementara itu Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Surat mengatakan bahwa penanganan darurat ini dilakukan bersama warga sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan membongkar rumah warga yang sudah terancam roboh, akibat tanah di bawahnya ambles.

Tindakan ini dilakukan untuk mengurangi beban tanah agar tidak semakin berat, sehingga potensi longsor susulan dapat dicegah.

Badan sungai yang mengalami longsor, juga diperkuat dengan trucuk kayu dan bambu.

Pemasangan trucuk tersebut menggunakan rumpub bambu dan kayu, yang sebelumnya terbawa longsor.

Untuk mempercepat pekerjaan, DPUPR Blora juga mengerahkan alat berat berupa ekskavator, bersama operatornya ke lokasi.

Dia mengatakan jika tanah di lokasi itu sudah stabil, maka akan dilakukan pengurukan sementara dengan karung terisi tanah.

Dengan cara itu, tanah warga yang longsor dapat kembali rata, dan diharapkan dapat lebih bertahan.

Adapun untuk penanganan permanen, Pemkab Blora akan melakukan koordinasi bersama BBWS Pemali Juana Semarang, agar tahun depan menjadi prioritas untuk bisa ditangani. (HS-08).

Berdayakan Warga Bandengan Kendal, DKP Salurkan Delapan Bioflok dan 150 Ribu Benih Udang Vaname

Polres Grobogan Perketat Pengamanan Mapolsek hingga Pos Polisi