HALO KENDAL – Berbagai kegiatan digelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal dalam rangka memperingati Hari Makan Ikan Nasional 2022, yang digelar di salah satu agrowisata di Kendal, Senin (21/11/2022).
Kegiatan mulai dari lomba memasak ikan, dilanjut pengumuman nominasi dan pemenang lomba fotografi dan video blog, pertunjukan talent, serta bazar UKM Perikanan Kendal.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikaan Kendal, Hudi Sambodo mengatakan, dengan peringatan Hari Makan Ikan Nasional, pihaknya mengajak masyarakat di lingkup keluarga untuk selalu mengkomsumsi ikan dan menjadi menu wajib sehari-hari.
“Karena nilai gizi yang terkandung dalam ikan, bisa untuk mencerdaskan anak-anak generasi Kabupaten Kendal mendatang yang handal,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut Hudi juga mengungkapkan, angka konsumsi ikan di Kendal masih lebih rendah dari Provinsi Jawa Tengah, dan lebih rendah dari angka komsumsi ikan secara nasional.
“Tentu ini menjadi keprihatinan dan tantangan bersama. Karena potensi perikanan dan kelautan di Kendal cukup bagus. Harusnya ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, untuk gemar makan ikan,” ungkapnya.
Hudi juga memaparkan, untuk kegiatan lomba memasak diikuti oleh tim penggerak PKK kecamatan se-Kendal, kemudian untuk pertunjukkan talent menghadirkan siswa SD Alam Auliya Kendal dengan tari laut sumber kehidupan, dan TK ABA Patebon dengan tari pinguin.
“Selain itu juga ada bazar UKM Perikanan Kendal, yang akan mempersembahkan produk olahan ikan dari pelaku usaha kecil menengah binaan DKP Kendal,” papar Hudi.
Dirinya juga menyebut dalam rangka meningkatkan UMKM khususnya para pebisnis ikan hias, DKP Kendal juga akan menyelenggarakan pameran ikan hias tanggal 26-27 November 2022.
Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Kendal, Wynne Frederica berharap, momentum kegiatan bisa menjadi ikhtiar Pemkab Kendal sesuai dengan keputusan Presiden yang ditetapkan tanggal 21 November sebagai Hari Makan Ikan Nasional.
“Insya Allah, semoga ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau makan ikan setiap harinya,” kata Chacha sapaan akrab istri Bupati Kendal Dico M Ganinduto tersebut.
Dirinya juga menegaskan, makan ikan setiap hari diharapkan bukan hanya sebagai teori belaka. Harus ada prakteknya, yaitu dimulai dari keluarga.
“Jadi kalau hanya sekedar teori-teori saja capek. Harus kita datangi dari rumah ke rumah. Sehingga bisa tau, programnya sampai sejauh mana. Adanya pilihan kan ayam atau ikan. Ya kalau ayam terus tanpa diimbangi dengan makan ikan itu lebih variatif. Apalagi ikan dari hasil budidaya sendiri,” tandas Chacha.
“Indonesia dikasih Allah alam yang bagus banget dengan hasil ikan berlimpah. Kenapa ini tidak dimanfaatkan dan jarang makan ikan. Artinya ini harus dirubah, meski dengan pelan-pelan,” pesannya. (HS-06)