in

Pawai dan Dalang Cilik Meriahkan Hari Wayang Nasional di Purworejo

Pawai Hari Wayang Nasional di Kecamatan Purwodadi, Sabtu (5/11/2022). (Foto : purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Purworejo, bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Purwodadi, menggelar pawai wayang.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional itu, dipusatkan di Kecamatan Purwodadi, Sabtu (5/11/2022).

Camat Purwodadi, Dwi Agung Nugraheni, melepas pawai secara langsung di halaman Kecamatan Purwodadi.

Para peserta pawai kompak berjalan dari halaman Kecamatan Purwodadi menuju lapangan Eks Kawedanan Purwodadi.

Mereka memakai pakaian adat Jawa dan masing-masing membawa satu karakter wayang.

Pawai diikuti 220 orang, terdiri atas Bregodo Permadani, Pepadi, dan siswa-siswi dari SMPN dan SMAN di Kecamatan Purwodadi, yakni SMPN 8, SMPN 27, SMAN 3, dan SMAN 9 Purworejo.

Wakil Ketua Pepadi Kabupaten Purworejo, Wagino, seperti dirilis purworejokab.go.id, mengatakan kegiatan ini merupakan satu di antara rangkaian acara peringatan Hari Wayang Nasional, yang diperingati setiap 7 November.

Rangkaian peringatan Hari Wayang Nasional di Kabupaten Purworejo, akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Sabtu 5 November sampai Senin 7 November 2022.

Wagino menambahkan, pergelaran wayang kulit oleh dalang anak, yakni Jati Bayu Aji dari SMPN 27 Purworejo dan Sukma Nirmala Jati dari SMPN 18 Purworejo, juga turut memeriahkan acara.

Meraka adalah anak-anak kebanggaan Purworejo, yang telah mengikuti festival dalang anak tingkat Provinsi Jawa Tengah, Oktober 2022 lalu.

Selain itu juga ada lomba mewarnai gambar wayang bagi siswa PAUD, TK, dan SD yang dilaksanakan di komplek eks Kewadenan Purwodadi.

Tujuannya supaya anak-anak akan terkesan dengan wayang dan mengingat momen tersebut hingga dewasa.

Sementara itu, Camat Purwodadi, Dwi Agung Nugraheni mengaku sangat bangga dan mendukung kegiatan peringatan Hari Wayang Nasional, yang dilaksanakan di wilayahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, dia berharap dapat meningkatkan rasa cinta budaya di kalangan generasi muda.

“Semoga ke depan, anak-anak khususnya kaum pelajar bisa turut nguri-nguri budaya Jawa. Tentu nantinya mereka akan mengembangkan dan mengenalkan kebudayaan ini sampai tingkat internasional,” kata dia. (HS-08)

Ikut Tour de Borobudur 2022, Ganjar Semringah Gowes Solo-Magelang

Berhasil Terapkan Aturan Kawasan Tanpa Rokok, Pemkab Kebumen Raih Penghargaan dari Kemenkes