in

Puji Kondisi Garasi Ducati

HALO SEMARANG – Francesco Bagnaia di ambang gelar juara dunia kelas utama MotoGP 2022.

Balapan musim ini tinggal menyisakan Grand Prix (GP) Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, 6 November mendatang.

Pecco, sapaan akrab Bagnaia, saat ini unggul 23 poin atas Fabio Quartararo (tim Monster Energy Yamaha).

Pembalap asal Italia yang membela tim Lenovo Ducati itu hanya perlu minimal finis di posisi ke-14 untuk menyegel titel juara.

Ricardo Tormo merupakan salah satu sirkuit yang bersahabat dengan Ducati.

Yang terpenting, Pecco tidak melakukan kesalahan besar yang membuatnya nihil poin.

Di balik kesuksesan mantan anak didik Valentino Rossi ini ada peran penting dari tim dan keluarganya.
Pietro Bagnaia, ayah Pecco, ikut menyaksikan GP Malaysia, 23 Oktober lalu.

‘’Saya tak pernah punya masalah saat menonton balapan,’’ ujar Pietro seperti dilansir dari Tuttomotoriweb.

Sang ayah memuji kondisi garasi tim Ducati yang sangat baik.

Karena itu, Pecco berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 91 poin di belakang Quartararo.

‘’Tak ada satu orang pun di garasi tim Ducati yang pesimis tidak mampu menjadi juara dunia. Semua anggota tim justru memberikan dukungan pada Pecco untuk meraih hasil terbaik,’’ jelasnya.

Menurut dia, dalam olahraga ini ada tiga komponen penting, yakni pembalap, motor dan tim.

‘’Ketika Pecco tertinggal 91 poin, tidak ada yang pernah berhenti memercayainya,’’ tandas Pietro. (HS-06)

 

Sama-Sama Butuh Tiga Angka

Sebut Si Serigala sebagai Petarung Berbahaya