HALO SEMARANG – Beneil Dariush menyoroti teknik grappling Islam Makhachev saat menghabisi Charles Oliveira, 22 Oktober lalu.
Menurut Dariush, petarung kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), teknik gulat Makhachev tidaklah hebat.
Dia menilai dirinya sebagai grappler terbaik di atas juara baru divisi ringan UFC itu.
‘’Bukan dia, sayalah grappler terbaik,’’ ungkap Beneil seperti dilansir dari Sport-Express.
Ketika Islam mengalahkan Charles, Dariush juga bertarung dan menang angka dalam tiga ronde atas Mateusz Gamrot.
Petarung 33 tahun itu menambahkan Makhachev telah melakukan hal bagus ketika menang kuncian atas Oliveira.
‘’Islam menang melawan musuh yang berbahaya. Selamat untuknya,’’ tutur Dariush.
Sukses anak didik Khabib Makhachev itu membuatnya tertantang.
Beneil ingin berbagi oktagon dengan Islam.
‘’Tentu, saya ingin bertarung melawan jagoan terbaik di dunia. Saya membutuhkan duel itu,’’ tegasnya.
Namun, harapannya tak mungkin terkabul dalam waktu dekat.
Pasalnya, Makhachev sudah diplot UFC untuk menghadapi Alexander Volkanovski yang saat ini menyandang kampiun kelas bulu UFC.
Dariush pun sabar menunggu kesempatan buat dirinya.
Pemegang sabuk hitam jiu-jitsu Brasil dan muay thai ini memiliki rekor 22 kali menang, empat kali kalah, dan sekali seri. (HS-06)