in

Halo Klaten, bersih sungai di Klaten

Kegiatan bersih sungai di Klaten. (Foto : klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Minggu (09/10/2022) menggelar bersih sungai secara serentak, di Kali Bagor hingga Kali Ujung.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengantisipasi bencana banjir, sekaligus meningkatkan kewaspadaan karena saat ini sudah memasuki musim hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sri Winoto mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil susur Kali Bagor hingga Kali Ujung, yang telah dilaksanakan Kamis (29/09/2022) lalu.

Dalam kegiatan bersih sungai ini, para relawa, termasuk dari Komunitas Peduli Sungai (KPS) Klaten, membersihkan Kali Bagor hingga Kali Ujung, sepanjang lebih kurang 25 kilometer. Sungai tersebut melalui 27 desa dan 8 kecamatan di Klaten.

“Kami (BPBD-Red) juga menyiapkan posko-posko di kecamatan, untuk memantau dan menangani ketika terjadi bencana banjir atau bencana yang lain,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Selain banjir, pada musim hujan, di wilayah Klaten juga sering terjadi musibah lain, seperti pohon tumbang dan tanah longsor.

Menurut dia, kesadaran masyarakat yang tinggal di sekitar Kali Bagor hingga Kali Ujung sudah relatif baik. Hal itu tampak dari kebiasaan mereka yang tidak membuang sampah ke sungai.

Namun demikian untuk warga di wilayah lain, beberapa memang harus digugah kesadarannya agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah.

Pelaksanaan bersih sungai dibuka dengan apel, di Taman Tugu Macan, Desa Gadungan, Wedi, dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Klaten, Jaka Purwanto.

Selain Jaka Purwanto dan Sri Winoto, hadir pula Camat Wedi dan Komunitas Peduli Sungai (KPS).

Dalam pembukaan dilakukan penyerahan bibit pohon oleh Jaka Purwanto dan Sri Winoto,  kepada KPS, dilanjutkan dengan penanaman pohon, serta menyebarkan benih ikan ke sungai.

Jaka Purwanto menjelaskan, bahwa bersih sungaI ini guna mengedukasi masyarakat, karena KPS sudah bekerja luar biasa supaya bisa menjaga sungai dari sisi kebersihan, kelestariannya sehingga memiliki fungsi secara alami dan bisa meningkatkan ekonomi.

“Musim hujan diharapkan dengan membersihkan sungai salah satu upaya kita mencegah banjir, karena musim banjir sudah datang yang intensitas curah hujan cukup deras,” kata dia. (HS-08)

Ikuti Sepeda Santai yang Digelar Kodim, Bupati Rembang Puji Peran TNI

Ribuan Warga Temanggung Meriahkan Jalan Santai HUT TNI