in

Target Menang Lagi di MotoGP Thailand

HALO SEMARANG – Manajer Tim Ducati Corse, Davide Tardozzi, mengaku sangat kecewa dengan kegagalan Francesco Bagnaia pada MotoGP Jepang, 25 September lalu.

Tardozzi jengkel karena Pecco, sapaan akrab Bagnaia, terjatuh sehingga gagal meraih poin.

MotoGP musim 2022 tinggal menyisakan empat balapan, dan Davide ingin Pecco menemukan kembali konsistensinya.

Dia meminta Bagnaia bisa menang lagi pada Grand Prix (GP) Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, 2 Oktober mendatang.

‘’Saya lebih senang Pecco tetap finis daripada crash,’’ tutur Tardozzi seperti dilansir dari Speedweek.

Ducati kemungkinan bakal menerapkan team order pada GP Thailand untuk membantu mengatrol posisi Pecco.

Sementara rival Bagnaia, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), berambisi menambah keunggulannya.

Saat ini Quartararo unggul 18 poin atas Pecco.
Namun, El Diablo (Si Iblis), julukan Quartararo, tidak bisa terus-terusan mengharapkan kesialan lawannya.

‘’Menambah keunggulan angka adalah hal yang bagus dari sudut pandang tertentu,’’ ujar El Diablo.

Si Iblis menyadari persaingan melawan Bagnaia benar-benar tak mudah.

Pasalnya, di lintasan, Ducati memiliki delapan pembalap dari empat tim berbeda. (HS-06)

Jadi Buruan Klub Premier League

Jagokan Do Bronx karena Lebih Komplet