in

Pj Bupati Batang Siapkan Kendaraan dan Peralatan Penanggulangan Bencana

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, bersama unsur forkompimda lainnya, mengecek kesiapan peralatan penanggulangan bencana, seteah apel bersama di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Jumat (23/9/2022). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0736 Batang menyiapkan 180 personel, yang siap siaga digerakkan untuk penanggulangan bencana.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim 0736 Batang, Letkol Inf Ahmad Alam Budiman dalam apel bersama penanggulangan bencana di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Jumat (23/9/2022).

Apel dalam rangka memelihara kondusifitas dan siaga bencana di Kabupaten Batang itu, diikuti unsur dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Batang, dan unsur masyarakat.

“TNI akan dibantu oleh Polri yang juga akan siap menerjunkan personilnya dan tentunya Pemkab lewat BPBD Batang, yang sudah memetakan wilayah yang diwaspadai terjadinya bencana,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia berharap, semua unsur di Kabupaten Batang bisa bersinergi dalam memelihara kondusifitas wilayah dan siaga bencana.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, apel bersama ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan, dalam mengantisipasi bencana yang dapat sewaktu-waktu terjadi.

Kesiapsiagaan semua pihak, diperlukan karena beberapa wilayah di Kabupaten Batang memang merupakan daerah rawan bencana.

“Karena wilayah kita memang daerah rawan. Bencana sering terjadi. Melihat sekarang sudah masuk peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Mengingat terjadi pada awal tahun kemarin bencana tanah longsor dan kebakaran, menjadikan kita harus siaga bencana kapanpun itu,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia menyatakan semua pihak tidak berharap terjadi bencana di Kabupaten Batang. Namun demikian tetap harus ada kewaspadaan dan posko mulai diaktifkan kembali.

“Pemkab Batang dengan unsur TNI-Polri serta masyarakat, agar bersinergi menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Batang. Tidak lupa melakukan pengecekan kepada kendaraan dan peralatan siaga bencana, agar benar-benar siap dipergunakan,” tegasnya.

Terkait anggaran, untuk tahun ini Pemkab Batang menyiapkan Rp 1.8 triliun untuk penanggulangan bencana.

Angka ini sedikit lebih besar dibanding tahun 2021 yang hanya Rp 1,7 triliun.

Potensi bencana yang diwaspadai saat ini, yakni tanah longsor untuk daerah dataran tinggi, angin kencang untuk daerah dataran menengah, dan banjir untuk daerah dataran rendah.

“Bencana tanah longsor pada tahun ini tidak ada. Beda seperti tahun sebelumnya, ada satu kali di Kecamatan Tersono namun tidak mengakibatkan kerusakan,” terangnya. (HS-08)

Lapas dan Rutan Kelas IIA Pekalongan Siap Tingkatkan Kinerja Layanan Pengaduan

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Sabtu (24/9/2022)