in

KPU dan Kominfo Kendal Ajak Generasi Muda untuk Ikut Mengawal Pemilu 2024

HALO KENDAL – Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah secara serentak rencananya akan dilaksanakan di tahun 2024 nanti. Pemilihan sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan wakil rakyat dan para pemimpin bangsa.

Untuk itu, masyarakat wajib berperan sebagai subjek yang mengawal proses yang berjalan, sebagai upaya, peran serta masyarakat dalam setiap momentum pemilu dan pemilihan.

Untuk itu, sistem demokrasi diharapkan bisa berjalan sesuai dengan azaz yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur adil dan berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria dalam acara Pendidikan Politik Bagi Masyarakat, yang dihadiri perwakilan mahasiswa dari berbagai peguruan di Kabupaten Kendal, yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Kendal di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Jumat (9/9/2022).

Dikatakan, tahun 2024 mendatang, Indonesia akan melaksanakan Pemilu serentak. Yaitu pemilihan legislatif, pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan kepala daerah.

Partisipasi bukan hanya sebatas datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saja, namun masyarakat juga harus ikut aktif dalam mengawal setiap proses tahapan.

“Mari kita amati dan awasi jalanya pemilihan, agar dapat berjalan sesuai regulasi, karena kesuksesan penyelenggaraan pemilihan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen terkait, agar proses pemilihan menjadi transparan dan mampu melahirkan wakil rakyat dan pemimpin bangsa yang berkualitas,” ungkap Hevy.

Dirinya juga berharap, partisipasi dari pemilih pemula ini bisa meningkat, karena jumlahnya cukup signifikan dalam proses demokrasi.

Hevy juga meminta kepada para peserta, agar dapat memberikan informasi kepada sekolahanya masing-masing terkait dengan tahapan hingga pelaksanaan Pemilu. Terlebih pada kesadaran terhadap kepedulian Pemilu.

Selain itu, dirinya juga berpesan, harus mengenal para calon yang nantinya akan dipilih, dan menolak mony politik dalam proses Pemilu.

“Saya mengingatkan kepada para peserta, agar dalam pelaksanaan Pemilu nanti jangan sampai golput. Mengingat satu suara sangat menentukan perubahan diproses demokrasi,” pesan Hevy.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kendal, Rini Utami menyampaikan materi tentang peran media, terutama media sosial dalam peningkatan partisipasi pemilih pemula pada Pemilu 2024.

Dikatakan, sebagai calon pemilih pemula, para peserta diharapkan bisa memanfaatkan sosial media agar dapat bisa mengenal para calon yang akan dipilih.

“Selain nanti para pemilih pemula ini mendapatkan informasi dari penyelenggara pemilihan umum, dengan memanfaatkan sosial media mereka akan lebih mengenal biografi dan kiprah para calon di masyarakat yang akan dipilih,” ujar Rini.

Terkait dengan sosial media, dirinya juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar hati-hati dalam bersosial media. Karena ada UU ITE yang bisa menjerat para penyebar kebencian dan permusuhan.

“Jangan sampai menyebarkan informasi yang sifatnya provokasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan individu maupun kelompok masyarakat tertentu,” pungkas Rini.(HS)

Dikabarkan Jadi Dugaan Korban Pembunuhan, Keluarga Pegawai Bapenda Semarang Menunggu Pemeriksaan DNA

Resal: Kemenangan PSIS Lawan Persikabo Bangkitkan Mental Para Pemain