HALO SEMARANG – Pecco Bagnaia berpotensi mengikuti jejak Casey Stoner yang mampu mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP untuk tim Ducati pada musim 2007.
Pembalap tim pabrikan Ducati itu kini hanya tertinggal 30 poin dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) sebagai pemimpin klasemen sementara.
Masih menyisakan enam balapan, Pecco dijagokan bisa menyalip Quartararo.
Namun, mantan anak didik Valentino Rossi ini ingin menang dengan usaha sendiri di lintasan.
‘’Saya tak suka dengan strategi team order. Jika saya bisa menang, saya ingin melakukannya sendiri, bukan karena seseorang membiarkan saya mengatasinya,’’ ujar Bagnaia seperti dilansir dari Corsedimoto.
Rider asal Italia itu memang sedang sulit dikalahkan.
Musim ini dia sudah menang enam kali, empat di antaranya secara berturut-turut.
Sukses dalam empat race terakhir membuatnya semakin percaya diri.
Pecco mengaku senang dengan tantangan yang diberikan Enea Bastianini pada Grand Prix (GP) San Marino, 4 September lalu.
Bastianini, yang merupakan pembalap dari tim satelit Ducati, memberikan perlawanan hebat dalam lima lap terakhir.
‘’Saya pikir Enea bakal menjadi lawan yang hebat. Saya akan bersikap profesional dengan menganggap dia sebagai musuh di lintasan dan teman ketika di luar,’’ jelas Pecco.
Dia menegaskan saling menghormati satu sama lain.
‘’Hak bagi siapa pun untuk memilih siapa yang akan didukung,’’ tegas pria berusia 25 tahun ini.
MotoGP seri berikutnya adalah GP Aragon yang digelar 18 September mendatang. (HS-06)