HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyambut baik event rutin tahunan Semarang Great Sale atau Semargres tahun ini terlaksana dengan sukses. Event yang digelar selama satu bulan penuh mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2022 mencatatkan transaksi mencapai Rp 353 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan total transaksi penyelenggaraan Semargres tahun 2021 yang membukukan angka sebesar Rp 308 miliar.
Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman menyampaikan, pihaknya mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Semarang Great Sale yang diselenggarakan sebulan penuh ini. Apalagi dengan jumlah transaksi yang meningkat dari tahun sebelumnya dengan mencapai Rp 353 miliar.
“Dengan transaksi yang besar, ada pendapatan untuk menyumbang PAD atau Pendapatan Asli Daerah, menurut saya mantap lah dan bangga dengan capaian dari event Semargres. Saya berharap event yang penting dan positif seperti ini bisa menarik lebih banyak masyarakat luar kota ke Kota Semarang,” terangnya, Selasa (23/8/2022).
Tentunya dengan adanya banyak diskon harga akan menjadi magnet tersendiri dalam event Semarang Great Sale.
“Ke depan event serupa bisa dilakukan tiap tahun, kalau bisa setahun digelar dua kali. Karena antusiasnya masyarakat untuk memanfaatkan event tersebut,” katanya.
Dikatakan pria yang akrab disapa Pilus ini, pihaknya mendorong agar event yang sudah rutin ini ke depannya bisa lebih dikembangkan lagi dan dikemas lebih menarik.
“Terkait penambahan kategori hadiah untuk pemenang ditambah lagi, semakin banyak yang berbelanja akan berdampak pada jumlah transaksinya akan menjadi lebih besar lagi,” tegas Pilus.
Sebelumnya Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan saat penutupan Semarang Great Sale tahun 2022, pada Senin (22/8/2022) di Atrium Mal Paragon, bahwa transaksi tahun ini sangat fantastis. Penutupan event Semargres kali ini sekaligus pengundian hadiah utama berupa mobil dan motor serta hadiah lainnya.
Adapun total capaian transaksi tahun ini mencapai Rp 353 miliar, lebih besar dibandingkan dari transaksi tahun 2021 senilai Rp 308 miliar.
“Event Semarang Great Sale ini merupakan kolaborasi antara pengusaha dari Kadin bersama pemerintah. Dimana dalam hal ini pemerintah memberikan fasilitas kebijakan, berupa pemberian insentif pajak, komitmen ini bertujuan untuk mengungkit ekonomi Semarang, dari sisi jumlah transaksi, kunjungan wisata dengan pesta diskon,” terangnya, disela-sela acara, Senin (22/8/2022).
Dijelaskan Hendi, sapaan akrab Walikota Semarang, event ini sangat luar biasa, karena adanya keseriusan dari Kadin yang berkolaborasi dengan semua unsur. Baik pemerintah maupun asosiasi pengusaha dan lainnya.
“Sehingga didapatkan hasil dengan nilai transaksi yang naik fantatis, dan bisa mengajak lebih banyak merangkul pelaku usaha di Kota Semarang. Dimana, mereka terkena dampak dari Pandemi Covid hampir dua tahun ini, diharapkan Semargres bisa membuat ekonomi menjadi tumbuh dan semakin kencang,” imbuhnya.
Semargres kali ini, lanjut Hendi, menariknya dari pengundian hadiah juga diperoleh oleh pembeli di pasar-pasar tradisional.
“Tadi ada beberapa pembeli yang mendapatkan hadiah seperti di Pasar Johar, Pasar Wonodri dan Johar Basement. Sehingga hadiahnya tidak hanya didapatkan di kalangan atas saja, tapi masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional juga,” ungkapnya .
Ketua Panitia Event Semarang Great Sale 2022, R Ade Sasongko Pramudhito mengatakan, jumlah transaksi di Semarang Great Sale pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.
“Dengan jumlah total kupon yang beredar sebanyak 59.077 kupon, dengan capaian ini patut disyukuri, karena transaksinya bisa naik. Bahkan, menariknya event Semargres kali ini jumlah transaksinya yang juga masuk dalam 10 besar, ada di pasar Wonodri,” katanya.
Sedangkan untuk jumlah transaksi pertama yang terbesar berada di Mal atau pusat perbelanjaan.
“Adapun peserta baru dalam event tahun ini ada sebanyak 1500 peserta, sedangkan yang sudah konsisten ikut terlibat tiap tahunnya sampai Semargres yang ke -11 ini, ada total sebanyak 25 ribu peserta,” imbuhnya.
Dikatakan dia, pihaknya tahun depan akan merubah konsep Semargres menjadi event festival.
“Nantinya akan dikolaborasikan dengan asosiasi dan promotor. Sedangkan Pemkot yang menyediakan tempat acaranya selama satu bulan penuh. Diharapkan, transaksinya makin meningkat, dan makin banyak peserta yang ikut terlibat,” pungkasnya. (HS-06)