HALO SEMARANG – Selepas menang atas Tom Aspinall, Curtis Blaydes kini mengincar title eliminator.
Title eliminator adalah duel yang memiliki tujuan untuk menentukan sosok penantang gelar berikutnya.
Blaydes, petarung kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC), kini membidik Tai Tuivasa atau Ciryl Gane.
Tuivasa dan Gane akan turun dalam main event UFC Paris, 3 September mendatang.
Blaydes menegaskan tak mau lagi meladeni lawan peringkat bawah.
Curtis (31), yang terkenal ahli dalam pertarungan di bawah, seharusnya sudah mendapat title eliminator sejak lama.
Ketika menang TKO atas Alistair Overeem pada 9 Juni 2018, Blaydes telah menghuni peringkat lima besar.
Namun, kenyataannya fighter asal Amerika Serikat (AS) itu belum pernah mendapat kesempatan masuk laga perebutan gelar.
‘’Saya tak akan melawan seseorang yang peringkatnya di bawah saya lagi,’’ ungkap Curtis seperti dilansir dari BJPenn.
Pria berjuluk Razor itu hanya mau melawan Tai atau Ciryl.
‘’Saya pantas mendapatkannya. Saya sudah berada di lima besar sejak 2018,’’ ujarnya.
Saat ini titel divisi berat UFC masih dikuasai Francis Ngannou.
Sebelum merampas gelar dari tangan Stipe Miocic, Ngannou pernah menang cepat atas Blaydes.
Razor kini menyandang rekor 17 kali menang, tiga kali kalah, dan sekali no contest. (HS-06)