HALO SEMARANG – Marco Bezzecchi mengukir hasil manis ketika meraih podium pertamanya dengan finis kedua pada Grand Prix (GP) Belanda, 26 Juni lalu.
Bezzecchi, kini 23 tahun, adalah juara ketiga Moto2 2021 dan mantan anak didik Valentino Rossi.
Ini untuk kali kedua Marco menembus lima besar sejak naik kelas utama.
Sebelumnya, dia finis kelima pada MotoGp Italia 2022.
Dari 11 balapan yang sudah digelar sepanjang musim ini, Bezzecchi gagal finis tiga kali.
Dia baru mengumpulkan 55 poin dan menempati peringkat ke-14 dalam klasemen sementara.
Meski sudah menembus podium, pembalap tim Mooney VR46 itu masih ragu menatap putaran kedua musim 2022.
Dia mengakui belum memiliki mental yang kuat untuk tampil konsisten.
‘’Saya tidak berharap untuk mencapainya secepat ini. Pada akhirnya, saya masih seorang rookie,’’ tutur Bezzecchi seperti dilansir dari Motorsport.
Marco hanya ingin memiliki mental yang tangguh lebih dulu.
Menurut dia, saat ini yang terpenting adalah memberikan penampilan terbaik di setiap balapan.
Jika terlalu berekspektasi kemudian hasil yang didapatkan tidak sesuai, maka yang ada cuma kekecewaan.
‘’Mendapatkan hasil yang maksimal menjadi tujuan utama pada paruh kedua nanti,’’ jelasnya.
Bezzecchi menegaskan bagi seorang pendatang baru adalah hal yang normal ketika mengalami pasang surut.
Rider kelahiran Rimini, Italia ini memulai kariernya di kelas Moto3 pada 2015. (HS-06)