in

PMI Kota Semarang Ajak Relawan Milineal Gelorakan Semangat Kemanusiaan

Suasana kegiatan Sound for Humanity digelar PMI Kota Semarang menampilkan penyanyi ternama ibu kota,Yuni Shara di MCC, Sabtu (4/6/2022) malam.

HALO SEMARANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda atau milenial untuk menggelorakan semangat kemanusian. Sehingga dapat mencegah terjadinya bencana kemanusiaan yang saat ini makin kompleks.

Hal tersebut disampikan Ketua PMI Kota Semarang, Awal Prasetyo, Sabtu (4/6/2022) di sela-sela acara Gala Dinner dalam rangka acara Bulan Dana PMI dengan tajuk Sound for Humanity di MCC, Semarang.

Dikatakan Awal, dengan adanya kegiatan Sound of humanity PMI Kota Semarang, diharapkan lembaga yang dipimpinnya meresapi betul, ingin implementasi betul dalam aktivitasnya. Yakni, upaya menyuarakan suara kemanusian konkret dengan mengajak segenap lapisan masyarakat, stakeholder untuk menjadi relawan PMI.

“Kalau selama ini PMI hanya identik di masyarakat dengan kegiatan donor darah saja, namun saat ini dalam kegiatan mengajak mereka menjadi relawan untuk mencegah terjadinya bencana kemanusia yang saat ini makin kompleks dan banyak dimensinya,” ujarnya.

Dilanjutkan Awal, dengan makin kompleksnya isu kemanusian tersebut, pihaknya sekarang ingin mengubah dengan menyuarakan semangat kemanusiaan. “Termasuk kalangan milenial, tidak hanya terjebak PMI hanya sebagai layanan darah. Namun bergerak lebih luas yakni memiliki tujuh unsur atau prinsip Kepalangmerahan yang ada, sehingga kami mengajak dan mengkonsolidasikan relawan milenial menggelorakan sangat kemanusiaan,” katanya.

Termasuk kegiatan PMI mengajak semua lapisan masyarakat menghadapi ketahanan risiko bencana Covid-19. “Agar memberi teladan yang kongkret kepada masyarakat, misalnya kegiatan donor darah tidak hanya bertempat di PMI, tapi bisa dilaksanakan di sekolah baik tingkat SD, SMP. Memang tidak harus jadi peserta donor tapi dengan melihat pendonor di sekolah, diharapkan mereka bisa mencontoh guru dan orang tuanya, bahwa donor darah tidak menyakitkan dan merasa takut,” paparnya.

Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana mengapresiasi kegiatan sound for humanity ini yang digelar PMI Kota Semarang. Apalagi setelah PMI Kota Semarang dengan ketuanya yang baru melakukan terobosan, mengubah image, dan brand di Jawa Tengah umunya dan Kota Semarang, khususnya untuk lebih dikenal luas di masyarakat. “Bahwa, PMI dalam fungsinya bisa mewujudkan 7 misi PMI dan menjaga integritas. PMI ini ke depan bagaimana hadir di kondisi kemiskinan, dampak bencana dan kesulitan ke rumah sakit. Karena dana PMI juga dikumpulkan dari masyarakat dan sedapat mungkin untuk membantu masyarakat pula,” katanya.

Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Semarang 2022, sekaligus Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Emy Munfarida mengatakan, kegiatan ini mengajak semua yang hadir untuk menjadi relawan PMI. Baik itu, dari kalangan milenial maupun semua lapisan masyarakat. Untuk bersama sama menyukseskan bulan dana PMI. “Sehingga semua kegiatan PMI berjalan lancar,” katanya.

Dikatakan dia, khusus tentang layanan darah, bahwa PMI Kota Semarang harus menyediakan sekitar 8000-10.000 kantong darah per bulan. Ini berarti bahwa setiap hari diperlukan ketersediaan darah 300-400 kantong darah.

“Syukur Alhamdulillah, saat ini sebanyak 98 persen dari kebutuhan tersebut dipenuhi oleh relawan pendonor darah sukarela. Gerak langkah kemanusiaan PMI Kota Semarang tidak terbatas dalam hal layanan darah saja, namun juga fungsi-fungsi Kepalangmerahan lainnya yang pada prinsipnya berpegang pada tujuh hal, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan,” pungkasnya.(HS)

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (5/6/2022)

Anaknya Diduga Dipukuli Orang Di Jalan Tol, Ini Komentar Anggota DPR RI, Indah Kurnia