HALO SEMARANG – Paco Sanchez, manajer Joan Mir, menyayangkan berita terlalu dini tentang masa depan kliennya.
Paco menyatakan kabar Mir sepakat bergabung dengan tim Repsol Honda tidaklah benar. Menurut Sanchez, belum ada kesepakatan dengan Repsol Honda.
Joan memang sedang mencari tim baru setelah tim Suzuki Ecstar akan mundur mulai MotoGP musim depan.
Padahal, juara dunia MotoGP 2020 itu tengah membicarakan perpanjangan kontrak dengan Suzuki.
Keputusan mundur Suzuki yang tiba-tiba membuat Sanchez harus menghadapi masalah baru terkait masa depan kliennya.
Paco menambahkan pihaknya siap membuka opsi terhadap semua tim termasuk Honda.
Dengan adanya kabar itu, beberapa tim yang tertarik dengan jasa Mir mengurungkan niat untuk menawarkan proposal.
‘’Orang-orang menganggap remeh hal yang tidak benar. Kami berbicara dengan semua pihak yang kami yakini memiliki motor bagus dan bisa membayar gaji Joan,’’ ujar Paco seperti dilansir dari Motosan.
Dia kemudian mencontohkan pesannya kepada tim Aprilia yang tidak mendapat respons gara-gara kabar Mir sudah sepakat bergabung dengan Repsol Honda.
‘’Jika Honda akhirnya memperpanjang kontrak Pol Espargaro, maka kami berada dalam masalah besar,’’ tandas Sanchez.
Pol, tandem Marc Marquez di Repsol Honda, kemungkinan bakal didepak pada akhir musim ini.
Adik kandung Aleix Espargaro itu masih kesulitan dan gagal memenuhi ekspekstasi.
Pada Grand Prix (GP) Prancis, 15 Mei lalu, Pol finis di posisi ke-11.
Sementara Marquez menyentuh garis akhir di urutan keenam. (HS-06)