HALO SEMARANG – Ambisi Marc Marquez untuk menembus podium pada Grand Prix (GP) Portugal, 24 April lalu, gagal terwujud.
Juara dunia MotoGP enam kali itu harus puas finis di posisi keenam.
Dalam start, The Baby Alien berada di urutan kesembilan.
Menurut Marquez, kecepatan Honda yang membuat dirinya gagal bersaing di barisan depan.
Kecepatan motor RC213V dinilainya lemah di berbagai aspek.
Pembalap asal Spanyol ini menjelaskan jika dipaksa untuk tetap memacu di luar batas itu akan membuatnya tersungkur ke gravel.
‘’Saat Anda tidak nyaman di atas motor, ada dua pilihan, apakah Anda melaju dengan mata tertutup dan akan ada banyak angka kecelakaan, atau Anda akan merasakannya,’’ tutur seperti dilansir dari Motosan.
Lemahnya kecepatan RC213V kian tampak tatkala ketiga pembalap Honda dilibas Alex Rins dari Suzuki yang akhirnya mengamankan tempat keempat.
Pria 29 tahun itu tidak ingin mencari alasan lagi, dan tetap menilai kinerjanya bagus terlepas dari hasil akhir yang didapat.
Bagaimanapun, semua pembalap Honda telah tampil maksimal dengan setelan yang kurang lebih sama pada sesi balapan MotoGP Portugal 2022.
‘’Semua penunggang Honda memiliki masalah yang kurang lebih sama,’’ tandasnya.
Si Semut dari Cervera itu berharap bisa meraih podium pertamanya pada musim ini dalam GP Spanyol di Sirkuit Jerez, 1 Mei mendatang. (HS-06)