in

Ceramah di Blora, Anwar Zahid Sebut Sifat Bupati Arief Rohman Tak Berubah

Program “Blora Mengaji”, yang diselenggarakan Pemkab Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati, secara luring terbatas, dan daring untuk umum melalui kanal Youtube Arief Rohman, Prokompim Blora, dan Dinkominfo Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Ulama dari Bojonegoro, KH Anwar Zahid berpesan kepada Bupati Blora H Arief Rohman, agar memilih kepala dinas yang pintar sekaligus benar.

Hal itu disampaikan Anwar Zahid, ketika menyampaikan ceramah dalam Program “Blora Mengaji”, yang diselenggarakan Pemkab Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati, secara luring terbatas, dan daring untuk umum melalui kanal Youtube Arief Rohman, Prokompim Blora, dan Dinkominfo Blora.

Hadir di Pendopo, Bupati H Arief Rohman, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj Ainia Shalichah, perwakilan Forkopimda, Kepala Kemenag, para ulama dan Kepala OPD.

“Ini pesan ya Mas Bupati, kalau memilih kepala dinas jangan pertimbangan pinter saja mas, harus bener. Nanti kalau pinter saja, bahaya. Suruh ngurusi beras malah nimbun beras. Suruh ngurusi proyek malah Bupati yang diproyek,” lanjut Anwar Zahid

Anwar mengaku terbiasa memanggil Bupati Arief Roman dengan sebuatan Mas, karena sudah lama kenal.

“Saya biasa memanggil Bupati Blora yang sekarang ini dengan sebutan Mas Arief. Karena tidak pantas dipanggil Bapak. Saya sudah kenal sangat lama. Dulu ketika masih jadi Wakil Bupati, selalu rajin ikut saya ngaji ke desa-desa pelosok. Alhamdulillah sekarang jadi Bupati dan sifatnya tidak berubah. Masih tetap sama, seperti wong deso,” kata Anwar Zahid, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Dalam acara tersebut, ulama yang dikenal dengan kalimat “Kulhu ae lek, kesuwen” ini, mengajak kepada seluruh pegawai ASN di Kabupaten Blora untuk bersatu, bersama-sama bekerja dengan baik mewujudkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati. Juga menjadi pribadi yang pintar sekaligus benar.

Dirinya berharap mudah-mudahan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Blora ini jadi pribadi-pribadi yang pinter sekaligus bener.

Apalagi saat ini banyak ponsel, kalau pengen jadi pinter mudah tinggal buka Google. Tapi kalau bener ini yang susah.

“Maka Bismirobbik’nya harus kuat. Kalau bismirobbik’nya nggak kuat, kathah sakniki Mas Bupati. Pemikirannya kritis, analisanya tajam, bicaranya lantang karena belum dapat posisi. Begitu dapat kedudukan jadi impotent, lholak lholok. Semoga tidak ada ASN Blora seperti ini,” tegas Anwar Zahid.

Dikatakannya, kalau disuruh memilih mending jadi orang bener tapi tidak begitu pinter, daripada jadi orang pinter tapi tidak bener. Karena meminterkan orang bener ini lebih mudah daripada membenerkan orang pinter itu susah.

“Saya yakin semuanya yang ada di sini ini pinter-pinter, tapi apa sudah bener semua? Ayo kita instropeksi,” sambungnya.

Pihaknya berharap kedepan Blora bisa menjadi daerah yang benar-benar unggul dan berdaya saing jika SDM nya benar-benar pintar sekaligus bener (benar).

Sementara itu, Bupati H Arief Rohman mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu upaya pembangunan spiritual bagi seluruh ASN di Kabupaten Blora. Sehingga bisa bekerja lebih baik lagi di tahun 2022.

“Kita ingin pembangunan dunianya dapat, akhiratnya juga dapat. Maturnuwun Pak KH Anwar Zahid sudah berkenan mampir ke pendopo memberikan tausiyah, arahan, dan bimbingannya untuk kita semua. Sebenarnya beliau ini ada jadwal mengisi acara di Gedongsari, namun kita sandera sebentar untuk memberikan wejangan kepada kita semua,” kata Bupati. (HS-08).

Presiden Dorong RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Segera Disahkan

Dampak perubahan SOTK, Sejumlah Pejabat Pemkab Ikuti Pelantikan