in

Pemkab Sragen Perkuat Akurasi DTSEN untuk Bansos Tepat Sasaran

Wakil Bupati Sragen Suroto turun langsung mengecek pemutakhiran data DTSEN, Kamis (1/10/2026) (Foto : sragenkab.go.id).

 

HALO SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), untuk memastikan data kondisi sosial ekonomi masyarakat benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

Akurasi data tersebut juga sangat penting, agar penyaluran bantuan sosial (bansos) dapat diberikan kepada masyarakat yang memang berhak.

Langkah tersebut diawali Wakil Bupati Sragen Suroto dengan turun langsung ke empat kelurahan, yakni Sragen Tengah, Sragen Kulon, Sragen Wetan dan Nglorog, Kamis (1/10/2026).

Suroto mengatakan, pemutakhiran perlu dilakukan secara aktif agar data sosial ekonomi masyarakat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Karena itu, pembaruan data, khususnya terkait desil masyarakat, perlu dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

“Kami bersama Dinas Sosial dan camat mendorong operator desa dan kelurahan, didukung perangkat lainnya, untuk terus melakukan pemutakhiran data. Desil masyarakat harus sesuai dengan kenyataan di lapangan, sehingga data yang tercatat benar-benar menggambarkan kondisi warga,” kata Suroto, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Menurutnya, akurasi DTSEN juga membutuhkan peran masyarakat yang memahami kondisi warga di lingkungannya. Hal ini penting untuk membantu memastikan data sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Kami juga berharap RT dan RW proaktif serta memahami kondisi warganya. Kalau ada data yang tidak sesuai, informasi dari lingkungan bisa menjadi bahan bagi operator untuk melakukan perbaikan atau sanggah, sehingga administrasinya sesuai dengan kondisi dan hak masing-masing warga,” ujarnya.

Suroto menambahkan, kunjungan di empat kelurahan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong pemutakhiran DTSEN di seluruh 208 desa dan kelurahan di Sragen secara bertahap.

“Harapannya, hasil DTSEN Kabupaten Sragen benar-benar sesuai dengan kenyataan di lapangan sehingga program bantuan pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran,” kata dia. (HS-08)

 

 

62 Desa Dilanda Kekeringan, Pemkab Siapkan BTT Rp20 Miliar

Bantu UMKM Klaten Naik Kelas, Pemerintah Hadirkan Pusat Layanan Kemasan