HALO KENDAL – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 untuk cabang olahraga (cabor) balap sepeda telah resmi dimulai. Pertandingan yang dilaksanakan di sirkuit Stadion Utama Kebondalem Kendal, berlangsung 1-4 September 2026.
Tercatat ada 19 kabupaten/kota yang menurunkan atlet pelajarnya dari tingkat SD, SMP, dan SMA, yang bertanding untuk tiga nomor. Yaitu nomor roadbike (criterium, ITT, IRR) diikuti total 180 atlet, nomor MTB (XCO, XCE) dengan total 80 atlet, serta nomor BMX Racing dengan 48 atlet.
Panitia Pertandingan sekaligus Pengurus ICF (Indonesian Cycling Federation) Kendal Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres), Nur Fais Subasono mengatakan, untuk hari pertama, pertandingan dilaksanakan di Sirkut Criterium dan BMX Stadion Utama Kendal.
Ia mengaku, track sirkuit criterium di Stadion Utama Kebondalem Kendal dinilai sudah laik untuk pertandingan. Hanya saja, untuk sirkuit BMX, meski saat ini masih dalam proses perbaikan, namun dari pihak Dispora provinsi memberikan rekomendasi.
“Untuk hari kedua besok Kamis 3 September, akan mempertandingkan roadrace dengan rute sepanjang 15 kilometer, dimulai dari start Jembatan Singorojo Kaliwungu Selatan, dan finish di Patean,” ujarnya, sambil menyebut bahwa jarak pertandingan hanya 15 kilometer karena yang mengikuti adalah pelajar.
Abbas sapaan akrabnya melanjutkan, untuk pertandingan dilanjutkan dengan pertandingan nomor MTB XCO yang dilaksanakan di Kebun Cengkeh Banaran Sukorejo.
“Kamudian hari ketiga, Jumat 4 September, akan mempertandingkan individual time trial itu start dari Desa Kalipakis, dan finish di Kebun Cengkeh Banaran. Itu distartkan sendiri-sendiri dengan jarak rute sepanjang sembilan kilometer,” bebernya.
Abbas menjelaskan, untuk pertandingan di hari yang sama dilanjutkan dengan pertandingan nomor MTB XCE di Banaran. Pihaknya berharap, untuk setiap nomor, atlet pelajar Kendal meraih medali emas.
Dirinya juga mengaku, dalam pelaksanaan POPDA balap sepeda, panitia dari Kendal hanya bersifat membantu pelaksanaannya.
“Event POPDA ini adalah gawenya Dispora Provinsi Jawa Tengah. Kita dari panitia lokal, hanya membantu mempersiapkan pertandingannya saja,” jelas Abbas.
Sementara itu, Ketua Umum ICF (Indonesian Cycling Federation Kendal, Munawir mengatakan, pihaknya menerjunkan sembilan atlet pelajar. Terdiri dari satu atlet SD, empat atlet SMP, dan empat atlet SMA.
“Kita dari ICF atau ISSI Kabupaten Kendal menurunkan sembilan atlet, mulai SD sampai SMA dalam ajang POPDA ini. Atlet kita mengikuti semua nomor yang diperlombakan. Harapannya, bisa meraih medali emas,” ungkapnya.(HS)


