in

Buka Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI, Menag Ajak Jajarannya Hilangkan Sekat Birokrasi

Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka perayaan HUT RI ke-81 di Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) jajarannya, untuk menjadikan momentum kemerdekaan, sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan, mengikis jarak psikologis, dan menghilangkan sekat-sekat birokrasi.

Ajakan itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar, ketika membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Menag, berbagai kegiatan dan perlombaan dalam rangka HUT RI tidak semata menjadi ajang memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai.

“Di lapangan, tidak ada perbedaan antara pejabat dan bukan pejabat. Semuanya sama. Di mata Tuhan pun, kita semua memiliki kedudukan yang setara,” tegas Menag, seperti dirilis kemenag.go.id.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang, agama, jabatan, maupun jenis pekerjaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan menciptakan jarak.

Karena itu, Menag mendorong seluruh jajaran Kemenag untuk terus menjaga toleransi dan membangun kedekatan antarkolega sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, solid, dan produktif.

Menag juga berpesan agar setiap ASN Kementerian Agama memegang teguh nilai-nilai fundamental dalam menjalankan tugas.

Nilai tersebut dirangkumnya dalam prinsip Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Istihsan, Qanaah, Amanah, Murad, Akhlak, dan Hayah (ISTIQAMAH).

“Teman-teman semuanya, mari kita laksanakan tugas dengan berpegang pada nilai ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Istihsan, Qanaah, Amanah, Murad, Akhlak, dan Hayah,” ujarnya.

Selain membangun karakter dan kebersamaan, Menag mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran.

Ia mendorong seluruh pegawai untuk rutin berolahraga tanpa mengurangi tanggung jawab terhadap pekerjaan.

“Setiap hari silakan kita rehat gembira dan berolahraga agar berkeringat. Namun, kegiatan ini tentu tidak boleh mengurangi bobot tugas dan pekerjaan yang harus kita selesaikan,” pesannya.

Menag juga menyambut baik upaya penyediaan fasilitas olahraga di lingkungan kantor sebagai bagian dari ikhtiar membangun budaya kerja yang sehat.

Di akhir sambutan, Menag menyampaikan apresiasi kepada panitia, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI di Kementerian Agama.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, relawan, dan semua pihak yang telah berkomitmen meluangkan waktu serta tenaga untuk menyukseskan rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kementerian Agama ini,” tuturnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama rangkaian peringatan kemerdekaan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.

“Saya harap semangat kebersamaan dan nilai-nilai ISTIQAMAH ini tidak berhenti di momen perayaan saja, namun diinternalisasikan dalam rutinitas kerja sehari-hari,” kata dia.

Pembukaan rangkaian HUT ke-81 RI tersebut turut dihadiri Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Helmi Nasaruddin Umar, Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama, Tenaga Ahli Menteri Agama, para pejabat Eselon I dan Eselon II, serta ASN Kementerian Agama pusat. (HS-08)

El Niño Berpotensi Sangat Kuat, BMKG Dorong Respons Lintas Sektor

Ada Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional pada 10 Agustus 2026