HALO SEMARANG – Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI Edi Purwanto, menegaskan pentingnya penguatan layanan meteorologi penerbangan, guna menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi udara nasional.
Hal itu disampaikannya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Stasiun Meteorologi BMKG Soekarno-Hatta, Tangerang, belum lama ini.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk melihat secara langsung kesiapan fasilitas pendukung layanan meteorologi penerbangan. Informasi cuaca yang akurat, tepat waktu, dan andal merupakan fondasi utama dalam mendukung keselamatan, keamanan, serta efisiensi operasional penerbangan di Indonesia,” kata dia, seperti dirilis dpr.go.id.
Komisi V DPR RI juga mengapresiasi kinerja BMKG, yang berhasil mempertahankan Operational Meteorological Information (OPMET) Index di atas 0,95, atau telah memenuhi standar internasional.
Meski demikian, Edi mengingatkan agar capaian tersebut terus ditingkatkan seiring semakin kompleksnya tantangan cuaca.
Ia menambahkan, Stasiun Meteorologi Soekarno-Hatta memiliki peran strategis karena selain melayani Bandara Soekarno-Hatta, juga berfungsi sebagai Meteorological Watch Office (MWO) Jakarta yang mengawasi sebagian besar ruang udara Indonesia.
Karena itu, Komisi V ingin memastikan seluruh fasilitas pendukung, seperti Terminal Doppler Weather Radar (TDWR), AWOS Kategori III, radar cuaca, dan radiosonde, tetap berfungsi optimal.
Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini, juga mengapresiasi integrasi data radar cuaca BMKG dengan sistem manajemen lalu lintas udara AirNav Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi tersebut mempercepat pengambilan keputusan, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.
Ia menegaskan Komisi V DPR RI akan terus mendukung penguatan kapasitas BMKG, baik melalui dukungan anggaran, modernisasi peralatan, maupun peningkatan kualitas SDM, agar layanan meteorologi penerbangan Indonesia semakin andal dan memenuhi Standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). (HS-08)


