HALO KENDAL – Sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, atas limpahan berkah, keselamatan, serta hasil bumi, masyarakar Desa Magersari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, kembali menggelar tradisi Merti Desa, Jumat malam (10/6/2026).
Suasana Merti Desa berlangsung meriah, dengan kegiatan kirab budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai anak-anak hingga dewasa, dengan mengenakan berbagai atribut busana adat lokal.
Nampak Kepala Desa Magersari, Muhyidin, juga turut mengikuti kirab, dengan mengenakan busana adat kademangan, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal.
Muhyidin mengungkapkan, kegiatan Merti Desa merupakan tradisi warisan budaya yang harus terus dijaga, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan.
“Merti Desa merupakan tradisi tahunan masyarakat kami, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wataala, atas berkah, keselamatan, dan hasil bumi yang telah diberikan. Saya berharap melalui kegiatan ini, Desa Magersari ke depan semakin maju, masyarakatnya hidup rukun, dan kesejahteraannya terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Muhyidin juga menjelaskan, rangkaian kegiatan merti desa diawali pada Kamis malam Jumat (9/7/2026), dengan pelaksanaan istighosah, majelis zikir, dan selawat bersama Majelis Al Hikmah. Acara yang dimulai selepas salat Magrib tersebut berlangsung khidmat hingga dinihari
“Selanjutnya, pada Jumat malam Sabtu (10/7/2026), ini, kegiatan diawali dengan kirab budaya yang diikuti seluruh warga. Rombongan berangkat dari masjid desa dan berkeliling Desa Magersari menuju makam leluhur pendiri desa. Setibanya di lokasi, masyarakat menggelar doa bersama, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng serta makan bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan,” beber Muhyidin.
Setelah kirab dan doa bersama, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu, sebelum ditutup dengan pengajian umum yang dihadiri masyarakat.
Sementara itu, salah seorang warga, Naysilla mengaku, dirinya merasa senang bisa ikut meramaikan Merti Desa ini. Ia juga bangga atas perkembangan Desa Magersari di bawah kepemimpinan Kepala Desa Muhyidin.
“Saya bangga dengan Kepala Desa yang sekarang. Sejak beliau menjabat, perkembangan Desa Magersari sangat baik. Kegiatan seperti Merti Desa juga rutin dilaksanakan setiap tahun sehingga Desa Magersari semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Naysilla berharap, kegiatan tradisi Merti Desa dapat terus dilestarikan, karena sedikit banyak membawa dampak positif bagi kemajuan desanya.
“Semoga dengan adanya syukuran Merti Desa yang diselenggarakan setiap tahun ini, Desa Magersari semakin maju dan masyarakatnya semakin makmur sejahtera, khususnya dari segi perekonomian,” ungkapnya.(HS)


