HALO DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak terus mematangkan persiapan pelaksanaan Demak Job Fair 2026, sebagai upaya menekan angka pengangguran terbuka sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinakerind) Kabupaten Demak, Agus Kriyanto, mengatakan Job Fair merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Demak dalam menurunkan angka pengangguran.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penyediaan informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda.
“Wirausaha dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Agus dalam Rapat Koordinasi Demak Job Fair 2026 yang berlangsung di Aula Dinakerind Kabupaten Demak, Kamis (11/6/2026).
Agus menjelaskan, pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), perusahaan, serta berbagai pihak lainnya guna membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Demak juga berupaya meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan industri di Kabupaten Demak.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dinakerind Kabupaten Demak, Wahyu Agus Suroso, menyampaikan bahwa pelaksanaan Job Fair 2026 akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia menjelaskan, lokasi kegiatan sementara direncanakan di Gedung IPHI dengan waktu pelaksanaan pada akhir Juli 2026.
Namun, panitia masih melakukan pembahasan lebih lanjut terkait penetapan tanggal pelaksanaan.
“Saat ini panitia masih mematangkan tanggal pelaksanaannya”, jelas Wahyu seperti dirilis demakkab.go.id.
Lebih lanjut, Wahyu mengatakan pihaknya menargetkan sebanyak 30 perusahaan berpartisipasi dalam Job Fair 2026 dengan membuka stan informasi lowongan kerja.
Dari jumlah tersebut, sekitar 25 perusahaan berasal dari Kabupaten Demak, sedangkan lima perusahaan lainnya merupakan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Adapun jumlah lowongan kerja yang ditargetkan tersedia dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 1.500 lowongan dari berbagai sektor usaha.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Demak, Suryo Hadi Wibowo, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Job Fair 2026.
Menurutnya, konsep kolaboratif yang diusung dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih dinamis dan menarik bagi masyarakat.
Dengan konsep tersebut, masyarakat tidak hanya datang untuk mencari pekerjaan, tetapi juga dapat mengikuti berbagai kegiatan pendukung yang diselenggarakan selama acara berlangsung.
“Kami ingin Job Fair ini menjadi kegiatan yang lebih meriah dan memberikan dampak ekonomi bagi banyak pihak,” kata dia. (HS-08)


