in

Sumur Rakyat Sojomerto Kendal Mulai Kirim Minyak Mentah ke Cepu

Proses penempatan minyak mentah yang akan dikirim dari sumur minyak rakyat di Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, ke Pertaminan Cepu, Minggu (17/5/2026).

HALO KENDAL – Sumur minyak rakyat yang berada di Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, mulai melakukan pengiriman perdana minyak mentah ke Pertamina Cepu, Kabupaten Blora, Minggu (17/5/2026).

Pengiriman perdana dilakukan sebanyak 15 ribu liter minyak mentah atau setara tiga tangki. Sumur minyak tersebut dikelola oleh Karya Energi Nusantara Oil (KEN Oil).

Penanggung jawab lapangan, Ismayulianto mengatakan, pengiriman perdana ini menjadi langkah awal pengelolaan sumur minyak rakyat di wilayah Kendal yang selama ini mulai dikembangkan secara bertahap.

Menurutnya, saat ini masih terdapat beberapa titik sumur minyak yang belum dimaksimalkan produksinya. Ke depan, pihak pengelola menargetkan produksi minyak mentah dapat mencapai 25 ribu liter per hari untuk dikirim ke Pertamina Cepu.

“Ini baru pengiriman perdana. Masih ada beberapa titik sumur yang belum difungsikan maksimal. Harapannya nanti bisa mencapai target pengiriman hingga 25 ribu liter per hari,” ujarnya.

Selain melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja, pengelolaan sumur minyak juga bekerja sama dengan Perhutani sebagai pemilik lahan serta koperasi migas untuk distribusi minyak mentah.

Sementara itu, Manager Operasional Deputi Kopmigas, Wahyu Aji mengatakan, kualitas minyak mentah yang dihasilkan dari sumur di wilayah Klantung cukup baik karena memiliki kandungan air yang rendah.

Ia menyebut, kondisi tersebut membuat potensi sumur minyak di Kendal masih sangat layak untuk dikelola dalam jangka panjang.

“Kualitas minyak mentah di Kendal cukup bagus, kandungan airnya sangat sedikit sehingga potensinya masih baik untuk beberapa tahun ke depan,” jelas Wahyu Aji.

Sedangkan Kepala Desa Sojomerto, Rindu Rimba menyambut positif adanya eksplorasi sumur minyak di wilayahnya.

“Kami berharap keberadaan sumur minyak dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya warga Dusun Klantung,” ujarnya.

Selain membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar, lanjut Rindu Rimba, keberadaan sumur minyak juga diharapkan mampu mengangkat potensi daerah yang sejak zaman Belanda dikenal memiliki sumber minyak bumi.

“Di Dusun Klantung ini ada peninggalan sumur minyak zaman Belanda yang masih aktif. Dulu belum bisa dikelola maksimal, sekarang mulai difungsikan kembali dan semoga membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan dimulainya pengiriman perdana minyak mentah ke Pertamina Cepu, diharapkan produksi sumur minyak rakyat di Kendal terus berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar.(HS)

Penuhi Kebutuhan Warga, Jateng Telah Gelar 794 Gerakan Pangan Murah

Slawi Run 2026 Jadi Magnet HUT Kabupaten Tegal, Peserta Datang dari Berbagai Daerah