in

Jelang Konferensi Apeksi, Wali Kota Salatiga Perkuat Kesiapan Infrastruktur dan Estetika Wilayah

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan meninjau sejumlah lokasi, terkait persiapan Koferensi Apeksi Korwil III Tahun 2026, yang akan digelar di kota itu 23–24 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Ke-1.276 Kota Salatiga. (Foto : salatiga.go.id)

 

HALO SALATIGA – Menjelang pelaksanaan Koferensi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Koordinator Wilayah (Korwil) III Tahun 2026, Pemerintah Kota Salatiga terus mematangkan berbagai persiapan, salah satunya melalui kegiatan peninjauan dan monitoring di sejumlah lokasi.

Dalam peninjauan yang baru-baru ini tersebut, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker), mengunjungi Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Salatiga.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan kondisi bangunan, fasilitas, serta sarana dan prasarana yang tersedia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Robby menyampaikan bahwa Gedung Dekranasda yang berlokasi di Jalan Sukowati Nomor 7 memiliki potensi besar, baik dari sisi ekonomi maupun budaya. Ia berharap keberadaan Dekranasda dapat dimaksimalkan sebagai etalase produk unggulan daerah dalam menyambut tamu Apeksi.

“Gedung Dekranasda ini memiliki potensi yang luar biasa. Bangunannya bersejarah dan perlu kita rawat dengan baik. Memang masih ada beberapa bagian yang perlu direnovasi dan itu akan terus kita upayakan. Namun, dalam rangka menyambut Apeksi, kita maksimalkan apa yang dapat dipersiapkan. Ke depan, revitalisasi akan terus disempurnakan,” ujarnya, seperti dirilis salatiga.go.id, pada Selasa (21/4/2026).

Usai dari Dekranasda, Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup melanjutkan monitoring ke kawasan gerbang masuk Kota Salatiga, di sepanjang Jalan Fatmawati, Kelurahan Blotongan.

Peninjauan ini difokuskan pada penataan kawasan agar memberikan kesan pertama yang baik bagi para tamu yang akan hadir.

“Ini merupakan titik masuk Kota Salatiga dengan ikon ‘Salatiga Smart’. Sangat disayangkan jika kondisinya kurang terawat. Saya minta dilakukan pembersihan dan pengecatan ulang agar lebih menarik, serta revitalisasi lampu agar berfungsi optimal, baik untuk penerangan maupun estetika. Jika ada yang rusak, segera diperbaiki atau diganti,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti keberadaan jalur pemandu (guiding block) di trotoar yang diperuntukkan bagi penyandang tunanetra. Ia meminta agar dilakukan kajian ulang terhadap penempatannya, mengingat masih terdapat beberapa elemen seperti tiang lampu maupun ornamen yang mengganggu fungsi jalur tersebut.

Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kota Salatiga berupaya memastikan seluruh aspek kesiapan kota, mulai dari infrastruktur, estetika kawasan, hingga fasilitas pendukung, dapat terpenuhi secara optimal dalam menyambut pelaksanaan Apeksi. (HS-08)

 

 

Rumpelsos Sultan Fatah Demak Layani Orang Terlantar hingga ODGJ

PTUN Semarang Kabulkan Gugatan Eks Direksi PDAM Tirta Moedal, SK Pemberhentian Dinyatakan Batal