in

31.856 Guru Madrasah di Jateng Terima TPG, Sinkronisasi Data Guru PPG 2025 Dikebut

Ketua Tim Kerja Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Agus Mahasin . (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Jumlah guru madrasah di Jawa Tengah, yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), hingga 9 Maret 2026, sudah sebanyak 31.856 orang.

Penyaluran ini terus berjalan seiring dengan proses lanjutan bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.

Saat ini, perhatian difokuskan pada penyelesaian tahapan administratif bagi guru PPG 2025, termasuk validasi data, perlindungan informasi penerima, serta penyiapan data induk sebagai dasar pencairan yang lebih cepat pada periode berikutnya.

Proses ini juga mencakup sinkronisasi data dan pembukaan rekening bagi sekitar 10 ribu guru.

Ketua Tim Kerja Guru Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Agus Mahasin, menjelaskan bahwa pencairan TPG bagi lulusan PPG 2025 sedang berlangsung dengan pendekatan yang cermat dan terukur.

“TPG bagi guru PPG 2025 sudah dalam proses pencairan. Kami memastikan validitas data penerima agar tepat sasaran serta menjaga keamanan data sebagai bagian dari tanggung jawab pengelolaan,” ujar Agus, di Semarang, baru-baru ini.

Ia menambahkan, penyiapan data induk menjadi langkah penting agar mekanisme pencairan ke depan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

“Untuk sebagian penerima, khususnya sekitar 10 ribu guru angkatan 2025, masih dilakukan proses lanjutan seperti sinkronisasi data dan pembuatan rekening. Tahapan ini membutuhkan waktu, namun menjadi fondasi, agar pencairan berikutnya bisa dilakukan lebih dini,” kata dia, seperti dirilis kemenag.go.id.

Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna mempercepat proses tanpa mengabaikan ketelitian dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Kami memahami harapan para guru. Karena itu, kami berupaya maksimal agar pencairan dapat segera terealisasi dengan tetap menjaga akuntabilitas,” tambah Agus. (HS-08)

 

 

Waspadai Dampak Konflik Global, Anggota DPR Tonny Tesar Minta Imipas Perketat Seleksi WNA di Pintu Masuk

Menpar Sebut Halalbihalal Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Majukan Pariwisata