HALO WONOGIRI – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Giritontro di Kabupaten Wonogiri, melaksanakan kegiatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan hewan ternak serta mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Tim medis hewan diterjunkan langsung ke lapangan, untuk melakukan vaksinasi secara menyeluruh kepada sapi, kambing, dan berbagai jenis ternak lainnya dengan tetap mematuhi prosedur kesehatan dan keselamatan.
Kegiatan yang sudah dimulai sejak awal Februari ini merupakan bentuk nyata komitmen Puskeswan Giritontro dalam mencegah penyebaran PMK.
Dengan vaksinasi, produktivitas ternak diharapkan tetap terjaga, sehingga para peternak pun merasa lebih aman dalam menjalankan usahanya.
Pada tahap awal, Puskeswan Giritontro menerima 200 dosis vaksin dari Dinas Pertanian.
Jumlah tersebut telah diaplikasikan kepada ternak di Dusun Sukoroyom Wetan, Sukoroyom Kulon, dan sebagian wilayah Pucanganom.
“Vaksinasi PMK ini akan diulang enam bulan berikutnya sebagai booster untuk memaksimalkan kekebalan ternak,” ujar Tri Murni, salah satu petugas medis hewan Puskeswan Giritontro.
Tri Murni yang dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026) mengatakan bahwa sebagai unit pelaksana teknis yang membawahi lima kecamatan, yakni Kecamatan Giriwoyo, Giritontro, Pranggupito, Pracimantoro, dan Eromoko, Puskeswan Giritontro memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan ternak di wilayah kerjanya.
“Tim medis hewan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan vaksinasi secara menyeluruh kepada sapi, kambing, dan berbagai jenis ternak lainnya dengan tetap mematuhi prosedur kesehatan dan keselamatan,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaannya, guna memudahkan koordinasi dan efisiensi di lapangan, kegiatan vaksinasi untuk tiga kecamatan, yaitu Giriwoyo, Giritontro, dan Pranggupito, dilakukan secara gabungan.
Adapun teknis pelaksanaannya mengutamakan pendekatan berdasarkan kebutuhan dan kesiapan dari masing-masing desa atau kelurahan.
Desa atau kelurahan yang menghendaki lebih dahulu akan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan vaksinasi.
Lebih lanjut, Tri Murni menyebutkan bahwa masih terdapat tambahan 2.000 dosis vaksin yang siap didistribusikan. Namun, pelaksanaannya masih menunggu jadwal dan arahan dari Dinas Pertanian.
Tak hanya memberikan suntikan vaksin, dalam setiap kesempatan tim medis juga memberikan edukasi kepada para peternak mengenai pentingnya vaksinasi, penerapan biosekuriti, serta cara penanganan dini apabila ditemukan gejala penyakit pada ternak.
“Hal ini bertujuan agar peternak lebih waspada dan mampu melakukan langkah pencegahan secara mandiri” teragnya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan hewan maupun inseminasi buatan (IB), dapat menghubungi petugas Puskeswan Giritontro, Tri Murni, melalui nomor kontak 0822-2082-4899.
Layanan ini tersedia untuk mendukung para peternak dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternak di wilayah binaan
Dengan semangat kebersamaan antara petugas dan masyarakat, kegiatan vaksinasi PMK ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di wilayah Giritontro. (HS-08)