in

Usai Gelar Liga 1, Bhimasena Batang Belum Tentukan Keberlanjutan Kompetisi

PSPM Ujungnegoro rayakan kemenangan Liga 1 Bhimasena di Stadion Moh Sarengat Batang, Kabupaten Batang. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Bhimasena belum menentukan keberlanjutan dari kompetisi Liga 1 Bhimasena, yang telah digelar di Stadion Moh Sarengat, beberapa waktu lalu. Hal itu masih akan dibahas secara internal.

Pernyataan itu disampaikan General Manager Stakeholder Relation PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Aryamir H  Sulasmoro, terkait perhelatan Liga 1 Bhimasena yang digelar di Stadion Moh Sarengat.

Dia menilai perhelatan tersebut berlangsung lancar hingga partai final. Namun demikian ke depan tetap terdapat peluang untuk menyelenggarakan event serupa apabila kondisi memungkinkan.

Selain pertandingan, BPI juga melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya untuk menyediakan berbagai kebutuhan penonton.

“Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pemasaran produk lokal sekaligus memperkenalkan usaha masyarakat kepada khalayak yang lebih luas. Kami mengundang UMKM binaan untuk mendukung acara ini supaya semakin dikenal masyarakat Batang,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Aryamir mengatakan sejak hari pertama hingga penutupan, kompetisi berjalan aman dan sukses.

“Alhamdulillah acara ini berjalan lancar dari awal sampai final. Para pemain menunjukkan permainan yang mengagumkan, penuh motivasi dan tidak pernah kehilangan semangat,” katanya di Stadion Moh Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Minggu (15/2/2026).

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang, Teguh Supriyanto turut menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh BPI terhadap penyelenggaraan liga.

Menurut dia, kejuaraan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah, khususnya bagi Persibat Batang.

“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Tidak hanya Liga 1, tetapi juga jenjang di bawahnya, sehingga pembinaan atlet semakin kuat dan prestasi Persibat bisa lebih baik lagi,” ujar dia.

Pemkab Batang memandang sinergi antara dunia usaha, organisasi olahraga, dan masyarakat merupakan modal penting untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di daerah. (HS-08)

 

 

Hadiri Haflah Akhirussanah TPQ Assalam Mbah Joko Ripo, Bupati Pemalang Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama

Kongres Anak Ke-6, Pemkab Batang Minta Anak-Anak Berani Bersuara