HALO SEMARANG – PSIS menunjukkan mental baja saat menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026. Meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama, Laskar Mahesa Jenar sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 lewat gol tunggal Otavio Dutra.
Laga yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/1/2026), berlangsung ketat dan penuh tensi. Pertandingan dipimpin wasit Ikhsan Prasetya Jati.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSIS langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan tuan rumah, namun rapatnya pertahanan Persela membuat peluang berbahaya belum tercipta hingga 20 menit pertama.
Peluang emas PSIS datang pada menit ke-27. Denilson menusuk dari sisi kiri pertahanan Persela dan mengirimkan umpan tarik ke depan gawang. Sayang, tak satu pun pemain PSIS mampu menyambut bola tersebut.
Situasi berubah pada menit ke-31. PSIS harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Safna Delpi diganjar kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Jhon Mena. Keunggulan jumlah pemain membuat Persela tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.
Meski begitu, Persela belum mampu memanfaatkan keunggulan tersebut. Hingga menit ke-40, belum ada peluang bersih yang benar-benar mengancam gawang PSIS. Tambahan waktu tiga menit di babak pertama pun berlalu tanpa gol. Skor kacamata menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Persela mulai meningkatkan intensitas serangan. Ancaman pertama hadir pada menit ke-50 lewat tendangan Haikal Rihka Riza dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang PSIS.
Di luar dugaan, PSIS yang bermain dengan sepuluh pemain justru mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-54, Otavio Dutra sukses mencatatkan namanya di papan skor. Bek senior itu menyundul bola hasil sepak pojok Alwi Fadilah dan membawa PSIS unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persela mencoba merespons cepat. Luan Dias yang masuk sebagai pemain pengganti hampir menyamakan kedudukan. Tendangannya dari dalam kotak penalti hanya melenceng tipis di sisi kanan gawang yang dikawal Mariyo Londok.
Di sisa waktu pertandingan, Persela terus menggempur pertahanan PSIS. Namun solidnya lini belakang tuan rumah serta disiplin permainan membuat upaya Hendro Siswanto dan kawan-kawan selalu kandas.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 1-0 untuk PSIS tetap bertahan. Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan Laskar Mahesa Jenar, yang mampu meraih tiga poin meski bermain dengan sepuluh pemain hampir sepanjang laga.(HS)


