HALO KENDAL – Gotong-royong adalah salah satu pilar budaya Indonesia yang dapat mempererat hubungan antarwarga dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman serta sehat. Seperti yang dilakukan warga Desa Karanganyar Kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal, Jumat (9/1/2026).
Nampak 1.000 warga dari 16 RT, terjun langsung merawat dan merapikan jalan juga median, serta membersihkan lingkungan desa. Mereka saling bahu-membahu dengan penuh antusias.
Kepala Desa Karanganyar, Amin Arifandi mengatakan, bersih-bersih desa merupakan kegiatan warga bersama pemerintah desa dalam menghadapi bulan ramadan, sekaligus membangkitkan kembali sesuai motto yaitu “Karanganyar Bersinar” (Bersih, Sehat, Indah, Aman dan Rapi).
“Hari ini, Jumat pagi, kami warga Desa Karanganyar, melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kembali semangat gotong-royong dan rasa memiliki desa. Kekompakan warga dan sinergitas bersama tokoh masyarakat juga pemerintah desa ini, Insya-Allah selalu terjalin dengan baik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kades Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada Pemuda Pancasila Kendal, atas pemasangan 16 titik CCTV di wilayahnya.
Hal itu menurut Amin sangat membantu untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Karanganyar, terutama saat bulan ramadan.
“Alhamdulillah, kemarin ada pemasangan cctv dari Pemuda Pancasila sebanyak 16 titik. Itu sangat membantu untuk memantau menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat bulan ramadhan nanti,” ungkap Amin.
Sementara itu, Sesepuh Pemuda Pancasila (PP) di Desa Karanganyar, Hakim Wijoyo yang ikut dalam kegiatan menambahkan, membangkitkan kembali semangat gotong royong melalui kegiatan bersih-bersih desa merupakan inisiatif yang sangat baik.
Hal itu juga sesuai dengan arahan Ketua MPC PP Kabupaten Kendal, Mifta Reza NP. Di mana pada zaman serba teknologi, menggerakkan kembali jiwa gotong royong di desa akan kembali menghidupkan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
“Pesan beliau, terus berbaur dan bekerjasama dengan masyarakat di sekitar kita. Jangan sampai menunggu arahan dulu, kalau itu untuk kebaikan dan kebersamaan masyarakat, kader Pemuda Pancasila harus turun langsung membantu,” tandas Imam. (HS-06)


